Story cover for Nothing, But You... by uwuuuu1997
Nothing, But You...
  • WpView
    Reads 1,846
  • WpVote
    Votes 241
  • WpPart
    Parts 11
  • WpView
    Reads 1,846
  • WpVote
    Votes 241
  • WpPart
    Parts 11
Ongoing, First published Jun 15, 2021
Romance story about Arlita dan Arnanda.



Arlita Naraya Tirta

Rutinitas sehari-hariku sering dibilang membosankan oleh banyak orang, termasuk teman-temanku. Bagaimana tidak, setelah 5 hari bekerja dari pukul 8 hingga 5 sore, tak membuatku berkeinginan berlibur atau sejenak keluar untuk menenangkan pikiran di saat weekend tiba.

Beberapa kali temanku mengenalkan seorang pria untuk sekedar mewarnai hidupku yang membosankan itu, namun aku tak pernah menanggapinya lebih. 

Hingga aku bertemu seorang pria yang membuatku terpukau saat pertama kali mendengar suaranya. Entah mengapa, aku menyukai suaranya. Lalu pertemuan-pertemuan lainnya yang tak ku sengaja terjadi membuatku menaruh hati pada pria itu.

***

Arnanda Narendra Bimana

Di umurku yang sudah menginjak 35 membuatku selalu dikejar oleh pertanyaan yang muak ku dengar. Segala ide perjodohan yang keluargaku dan kawan-kawanku atur tak ada satupun yang membuatku berkeinginan untuk mengenal lebih jauh wanita-wanita itu. 

Penampilan ala kadarnya itu membuatku terpana, aku tak pernah melihat perempuan yang seperti itu. Daster sepaha dengan warna yang sudah pudar, wajah yang tak dihiasi make up, dan dengan rambut yang asal-asalan ia cepol. Namun, entah parfum apa yang ia pakai hingga tercium olehku. 

Lalu untuk pertama kalinya sejak sekian lama, hatiku berdebar mendengar perempuan yang tak ku ketahui namanya itu memanggilku dengan "mas". Hatiku tergelitik ingin mengenalnya lebih jauh. Tidak, aku ingin memilikinya saat itu juga. Konyol memang, namun aku tak mampu membohongi diriku.
All Rights Reserved
Sign up to add Nothing, But You... to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
My Boss My Love by nadira1512
31 parts Complete
[SLOW STORY] [SLOW UPDATE] Aku seorang karyawan baru yang bekerja sebagai karyawan biasa dan tidak lama aku bekerja, kemudian diangkat menjadi sekretaris pribadi diperusahaan ternama yaitu Namikaze Group. Siapa sangka belum lama bekerja diperusahaannya, bossku yang terkenal dengan sifatnya yang dingin, jarang tersenyum, pemarah dan bisa dikatakan sombong malah menyukaiku seorang gadis biasa yang hanya sebagai bawahannya. Bagaimana mungkin seorang CEO tampan yang terkenal dengan banyaknya sifat buruk nya bisa menyukai gadis biasa seperti ku. Akupun terlena akan pesona nya. Ternyata dia tidak lah buruk seperti kata kata orang. Akankah aku bisa selalu bersamanya walaupun status kami hanya sebagai bawahan dan atasan. ~Hinata Bergelimang harta tak sepenuhnya membuatku bahagia. Aku seorang CEO muda diperusahaan milik keluargaku yang aku kelola. Aku selalu sibuk dengan pekerjaan ku, sehingga untuk urusan wanita pun aku tidak ada waktu untuk memikirkannya dan itu membuatku kesepian akan adanya perhatian dari seorang gadis yang akan aku cintai dan mencintaiku. Tak sedikit pula wanita banyak yg menggodaku, namun semuanya kutolak karena aku kurang tertarik. Mereka semua mendekati ku hanya untuk uangku saja. Pada hari dimana aku menemukan seorang gadis yang selalu setia menemaniku dan mengerti tentangku. Dia adalah sekretaris pribadiku. Kurasa aku menyukainya bahkan mencintainya. Dia gadis biasa yang baik, aku ingin memilikinya sepenuhnya. ~Naruto
You may also like
Slide 1 of 7
Unpredictable Love cover
Semerah Warna Cinta [TTS #3 | SELESAI] cover
TOO LATE TO FORGIVE YOU | ✔ | FIN cover
COMPLICATED  [END] cover
My Boss My Love cover
Cinta ini untukmu ( Completed ) cover
Mencintai Nania cover

Unpredictable Love

28 parts Ongoing Mature

WARNING: Beberapa chapter terdapat adegan dewasa. Harap lebih bijak dalam membaca. Lili, hanya seorang gadis sederhana yang manis dan pendiam, tidak memiliki riwayat pacaran. Meskipun begitu, ibu nya selalu menyuruhnya untuk segera mendapatkan kekasih. Namun Lili terlalu pemalu, dia sama sekali tidak memiliki keberanian untuk mendekati pria. Dan entah bagaimana, seorang pria mulai mengganggunya. ----------------------------------------- Rendra tertawa kecil, suaranya terdengar berat dan penuh godaan. "Jika kamu yang berinisiatif menciumku, aku akan pergi." Lili menggigit bibirnya, tangannya gemetar hebat. Matanya yang basah oleh air mata menatap Rendra dengan gugup dan takut. Hening sejenak. Napasnya tersengal ketika ia akhirnya mengumpulkan keberanian, mengangkat sedikit tubuhnya, lalu berjinjit untuk mengecup pipi pria itu. Namun, sebelum bibirnya sempat menyentuh kulitnya, Rendra sudah lebih dulu meraih tengkuknya, menariknya erat ke dalam dekapannya. Tanpa memberi kesempatan untuk mundur, ia menuntut lebih menyapu bibirnya dengan ciuman yang panas dan mendalam. Suara Rendra terdengar serak di antara napas yang memburu. "Bagaimana mungkin aku bisa melepaskanmu setelah dirimu sendiri yang memberikannya padaku, hm?" ---------------------------------------