KETIKA HUJAN

KETIKA HUJAN

  • WpView
    Leituras 29
  • WpVote
    Votos 2
  • WpPart
    Capítulos 1
WpMetadataReadConcluída ter, jun 15, 2021
Dua sepasang manusia yang berbeda jenis kelamin itu duduk di kursi putih pojok taman sembari memandang langit yang mulai menenggelamkan mentari. Senja itu, dia masih merindukan seseorang. Apa dia merindukanku juga, sama seperti wanita yang dirindukan? Sepertinya tidak. Tidak apa apa, aku sudah biasa haha. Sakit memang jika berjuang sendiri dalam hubungan. Tapi, aku tahu aku kuat. Katanya, kalo bener bener cinta sama orang itu, harus diperjuangin kan? "Hujan... Maaf yah. Sekarang maunya gimana? Aku ikut kamu aja, kalo ditanya aku sayang sama kamu ato engga. Sayangggg bangett. But, aku blum bisa cinta sama kamu. I'm so sorry." "Aku masi mau mertahanin. Aku gamau udahan, aku tahu. Kamu blum bisa buka hati buat aku. It's okay. Aku bakal buat kamu ngebulolin aku hehe. Stay dlu ya, walau pikiran sama hati ga stay di hujan, di dia. Gapapa, bertahan dlu yaa..."
Todos os Direitos Reservados
#293
reveluv
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • OUR HAPPINESS?
  • Perihal Sandwich(End)
  • Printemps
  • Memories in Moon
  • The Rain
  • Who Knows?
  • Divorce (jaeren)
  • I Hate Rain
  • THE CLIMB [Completed]
  • LOVE for the MAKNAE

"hey, kamu kenapa?" tanya seorang gadis kecil yang ikut duduk di sampingnya. Anak lelaki itu menoleh ke sumber suara tersebut,lalu menundukkan kepalanya kembali. "kamu kok nangis? kamu kenapa?" tanya nya lagi. "Aku takut hujan." jawab bumi pelan. - "ara, aku rindu.." ujar seorang lelaki yang kini tengah duduk di kursi halte sembari menatap langit yang mendung. saat fokus melamun, tiba-tiba hujan turun dengan lebatnya. Lelaki itu panik,dan tubuh nya langsung bergetar hebat. " ARGGH!" erang nya. "a - ara, i need your hug." lirihnya. "hey, Lo kenapa?" deg. seolah Dejavu dengan pertanyaan itu, lelaki itu mendongakkan kepalanya, kini netra nya tertuju pada mata teduh milik gadis cantik di depannya. - 🎀. JADILAH PEMBACA YANG BIJAK. ⚠️ CERITA INI MURNI HASIL PEMIKIRAN RARA. ⚠️ DO NOT COPY PASTE THIS STORY‼️

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo