Gang Bawah Tanah.

Gang Bawah Tanah.

  • WpView
    LETTURE 100
  • WpVote
    Voti 18
  • WpPart
    Parti 7
WpMetadataReadCompleta lun, giu 21, 2021
[ Event Tugas Akhir LFFL 3 ] Riani pergi dari rumah membawa harap dari anggota keluarga yang berada di tanduk keuangan. Jantung Riani berkata bahwa pilihannya benar untuk menjadi Tenaga Kerja Indonesia di negara asing, namun pemikirannya terbantah setelah bertemu dengan Kala lagi dan lagi. "Kamu tau gang bawah tanah, tidak? Tempat baju-baju yang kita terima itu pantas saja kotor- dan berlumuran darah, hehe." Picture from: 1x.com B/W Tetsufumi Yano. Edited by SweetLisianthus.
Tutti i diritti riservati
#8
originalfic
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • As Possible
  • A Bittersweet farewell  ( Sudah Lengkap Mari Di Baca)
  • Mission?
  • ┊4 Secret Mafia??┊ || ORGANIZATIONHUMANS
  • Klairin Husbands [Selesai]
  • Teman Lama (Empat)
  • Our Story
  • Home...
  • the first young master of a noble family

Masa tahun akhir masih berkisah seputar itu saja. Ify harus segera merampungkan masa studi nya dan beranjak dari kampung halamannya. Ia malas mendengar ocehan sanak saudaranya yang terus saja bergunjing tidak jelas. Ia memang, dia suka dirumah. Jarang keluar dan itu sudah terjadi sejak ia menginjakkan kaki di tempat ini. Bersosialisasi pun bisa dibilang sering tidak sering. Ia tak ingin merepotkan diri dengan cokolan tak berfaedah. "Kalau harus memilih, gue lebih pilih gak tinggal disini. Demi Tuhan!". "Kenapa sih Fy? Rumah itu kan punya mama lo". Iya Ify membenarkan hal tersebut. "Gak suka gue! Keluarga gue itu kebanyakan gibah nya! Hal gak penting aja diomongin. Malesin banget!". Di seberang sana teman satu PL nya terkekeh. Ia pernah mendengar cerita ini sebelum nya. "Trus lo mau nya kemana?". "Jauh dari sini deh! Ikut suami aja. Tapi gak dirumah mertua juga kali!". Kali ini Via terbahak. Rumah mertua memang momok yang menakutkan. Begitulah, Ify harus memilih berjalan dengan masa lalu yang masih terngiang di kepala nya atau berjalan angkuh dengan masa depan yang belum tau akan seperti apa menurutnya.

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti