We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Di Bawah Langit Istanbul

Di Bawah Langit Istanbul

  • WpView
    Reads 0
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 15, 2021
WpInfo
Non-Fiction
Bukan kisah cinta klasik dari persia terkenal dengan sosok Qais keturunan Raja menjelma seorang Majnun karena mengejar cintanya Layla berakhir kandas. Hanya perjalanan seorang pendosa rela menapaki jalanan sejauh mata memandang memiliki tekad besar demi mencari gadis pemiliki netra hazel, menghantarkan langkahnya menelusuri Kota Istanbul; Turki. Di sanalah awal hijrah menuntun dirinya setelah mengenal Aly, tak surut ujian datang silih berganti mengombang-ambing kehidupan. Lantas apakah, perjuangan hijrah'kan berujung manis? "Bukankah sabar bersanding dengan ujian?" _____________ Follow author sebelum membaca ... 😊😊
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Qanita
  • Tasbih Pembawa Jodoh
  • Takdir cinta berawal masjid ( TAMAT )
  • Qiyamah Senja-completed
  • TAKDIR ALYA
  • Alleya dan Dunia Novelnya (TERBIT)
  • Takdir Cinta yang Tersurat (TAMAT)
  • Gus Zidan My Husband [SUDAH TERBIT]
  • Love of eternity
  • Langkahku Sampai Istanbul
Qanita

"Mulai sekarang kita tidak ada hubungan apa-apa. Kita jalan masing-masing dan jangan ganggu aku lagi!" Qanita Zaura Nindya, gadis berusia 20 tahun itu mematung, seluruh tubuhnya seakan kaku. Qanita berusaha untuk mencerna setiap kata yang baru saja ia dengar. Apakah itu hanya ilusi? Seseorang yang dulu sangat mencintainya dan selalu bersamanya, kini dengan santai mengucapkan kata perpisahan. "Dit, aku bisa jelasin semuanya. Apa yang kamu lihat ini salah." Qanita berusaha untuk mencegah langkah lelaki itu sekuat tenaga, tentu dengan air mata yang tidak bisa berhenti keluar dari pelupuk mata. "Raditya Evansyah. Aku mencintaimu!" Suara Qanita begitu lantang mengucapkan kata cinta kepada lelaki yang kini meninggalkannya. Namun lelaki itu tidak memedulikannya sama sekali, ia terus berjalan tanpa beban. Pantaskah Qanita menangisi lelaki seperti itu? Pantaskah dia mempertahankan cinta yang hanya menimbulkan luka? Saat Qanita sudah hancur, semua yang ada di angannya pun hilang, lenyap begitu saja. Bagai mimpi tapi ini nyata! Kepingan indah kini berserakan tak ada harganya, bagaimana Qanita bisa menyatukan kembali mimpi itu dalam genggaman rida Allah. Hancur adalah titik paling menyakitkan dalam hidup! Sertakan sumber jika ingin mengutip tulisan sederhana ini. -Allah Maha Melihat- Start 17 November 2019 Finish --

More details
WpActionLinkContent Guidelines