PARFUM PEMBAWA PETAKA  (END)✔

PARFUM PEMBAWA PETAKA (END)✔

  • WpView
    Membaca 532
  • WpVote
    Vote 183
  • WpPart
    Bab 32
WpMetadataReadLengkap Jum, Jul 30, 2021
"Parfum punya siapa ini? Tak ada namanya?" tanya Rindi yang sangat terkejut lantaran menemukan sebuah parfum cantik di kolong meja sekolah. "Gue bawa ke rumah aja deh" pikirnya sambil berlalu untuk pulang ke rumah. Dia tidak mengetahui bahwa parfum tersebut telah di kutuk oleh pemiliknya. Pagi yang cerah, dia bersiap menuju ke sekolah. Tapi parfum yang biasa pakai habis. Lalu netranya melihat sebotol parfum tanpa nama yang berada di meja rias. "Mending langsung aja gue semprot ke badan biar makin percaya diri" katanya tanpa pikir panjang. Setelah memakai parfum, awalnya tidak bereaksi sama sekali. Tapi lama-kelamaan dia berubah menjadi sangat cantik melebihi trio sombong. Bagaimana reaksinya setelah melihat beberapa orang yang mendekatinya tiba-tiba menemui ajal selama tiga hari? Apakah dia dan teman-teman bisa memecahkan misteri ini? Temukan jawabannya di cerita ini. Genre : Horor Status : Tamat (End) Mulai Publish : 16 Juni 2021 Selesai : 31 Juli 2021 Dalam rangka Challege Menulis Marathon Batch 3 Jangan lupa vote dan komen cerita ku ini yak. Mau feeadback an juga boleh. Selamat membaca🤗🤗🤗
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#706
kutukan
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Time | | [Completed ✓]
  • Lica caretha (Indigo Gurl)
  • Psycopath love(Sudah Terbit Di E-book Dan Tersedia Di Playstore)
  • Go Away Ghost! [SELESAI]
  • Esya {TERBIT}
  • Crazy Love (1)
  • One Thousand Days
  • ANAIAL《TERBIT》
  • Nada sumbang (End)

[TAHAP REVISI] ❗Sudah diperingatkan di deskripsi,ada beberapa adegan kekerasan❗ Sebuah kisah horor yang menceritakan seorang mahasiswi yang harus terjebak di dalam rumah yang begitu banyak sekali penyiksaan, penderitaan dan juga kejadian spiritual di luar nalar. Mereka yang berniat hanya ingin pergi membeli sebuah peralatan tulis-menulis karena kehabisan stok pada saat menjelang sore hari, hingga akhirnya mereka semua berujung bertemu dengan maut yang begitu merusak mental. Hilangnya mereka tidak ada satu pun yang mengetahui, bahkan mereka tidak bisa menghubungi karena terkendala jaringan. Mahasiswi tersebut harus bertahan dan hanya pasrah hingga bantuan datang, bahkan mereka tidak dalam jumlah sedikit yang akan dijadikan sebuah karya seni dan pajangan di rumah tersebut. Mampukah mereka semua bertahan di rumah tersebut dengan tangan kosong atau mereka harus rela dijadikan sebuah karya seni. ⛔DILARANG MENCOPY SEDIKITPUN⛔ ~HAPPY READING~

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan