SUNRISE

SUNRISE

  • WpView
    Reads 7
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 18, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Sad story'. memiliki keluarga lengkap dan utuh tapi berasa anak broken home. itulah yang dirasakan seorang Sisil. tapi untunglah dia memiliki dua orang kakak dan adik tiri laki laki yang hanya berpaut dua bulan diatas dan dua bulan dibawahnya . adikdan kakak tiri berasa adik dan kakak kandung baginya. laki laki petakilan yang kadang membuat seorang Sisil kesal sendiri. tapi laki laki yang sudah menganggap Sisil sebagai kakak dan adik kandungnya itulah juga yang akan menjadi orang pertama yang emosi jika ada yang mengusik ketenangan sang kakak😔.. dibaca kuy bdw cerita hasil ke gabutan. jadi jikalau ceritanya berhenti ditengah jalan maklum aja. author lagu nyetres, pengen ngesot karna ngak bisa nabung😔, niatan nabung pen beli liststick plus album BTS hancur sudah😔 NGIMANA NGAK HANCUR MAESAROH GUA ITU MURAHAN KATANYA PEN JAUHIN MAKANAN YANG BERNAMA MAKAN MALAH LIAT SEBLAK DI PINGGIR JALAN AJA LANGSUNG LARI🖕. MURAHAN SEKALO DIRIKU
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Strong Boy (End)
  • Devaul • completed
  • Remember You - {On Going}
  • Aziela [Revisi]
  • Ananda✔️
  • A-Z ✔️
  • Stronger Than Another
  • Don't Leave Me (TAMAT)
  • Different (END)
  • ANOTHER JOURNEY | Spin-off IN THE END ✔

Deskripsi Cerita: Laras - seorang ibu usia 48 tshun harus merawat anaknya arkan pratama wijaya yang di usia 13 tahun divonis mengidap Pulmonary Hypertension - penyakit langka yang perlahan mencuri kehidupannya. Sejak saat itu, dunia Laras berubah. Rumah kecil mereka bukan lagi sekadar tempat tinggal, melainkan ruang perjuangan - ruang doa, ruang tangis, ruang harapan... dan sering kali ruang perpisahan yang ditunda oleh cinta seorang ibu. Arkan tumbuh menjadi pemuda 20 tahun yang sabar, pengertian, dan penyayang meski tubuhnya semakin lemah. Hidupnya berteman dengan alat nebulizer, oksigen portable, obat-obatan pahit, dan terapi yang tak pernah usai. Bagi Laras, Arkan bukan hanya anak - dia adalah alasan napasnya. Tidak ada hari tanpa doa, tidak ada malam tanpa tangis lirih, memohon pada Tuhan untuk diberi waktu lebih lama bersama anaknya. Namun hidup adalah tentang menerima - tentang melepaskan di waktu yang paling tidak diinginkan. Cerita ini bukan hanya tentang sakitnya kehilangan, tapi juga tentang perjuangan, ketulusan cinta seorang ibu, dan bagaimana Laras bangkit dari keterpurukan... menjalani hari-harinya tanpa Arkan, namun selalu hidup dalam kenangan dan doanya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines