Arlisya
  • WpView
    Reads 1
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 18, 2021
Matanya menatap kelangit,yang menurunkan air demi air yang menetes ke permukaan bumi. Seakan-akan tau apa yang di rasakan oleh seseorang yang sedang berlumur darah di jalan itu. Dia menangis sambil menatap awan yang gelap tanpa adanya bintang dan yang ada,hanyalah air hujan yang membasahi bumi. Dia akui dirinya lemah dan rapuh,sakit yang dia rasakan di tubuhnya tidak sebanding dengan sakit batinnya. Mata itu masih terbuka walaupun cahayanya mulai redup dengan air mata yang berlomba-lomba untuk turun. Matanya menangis mulutnya tersenyum seakan-akan dia baik-baik saja dan mata itu terpancar redup seakan-akan menyatakan orang itu sangatlah rapuh dan mulai terasa berat untuk terbuka. "Ter..nya..ta se..sa..kit ini. Aaaku le...lah tuhan.." ujarnya sambil menutup matanya tanda dia sudah lelah dan ingin beristirahat. Mata yang tertutup dengan bibir yang tersenyum, muka nya terlihat damai seperti tak ada beban yang dia pikul.Dia tergeletak di tengah jalan dengan darah yang tak berhenti keluar dari tubuhnya. Air hujan terus mengalir deras membasahi bumi. Semua terasa sunyi dengan air yang terus menetes tanpa mau berhenti. Menjadi saksi bisu di mana seseorang yang telah menyerah dengan semua yang dia rasakan dan merasa semua bebannya hilang.
All Rights Reserved
#57
pilu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • I NEED FAMILY√(TAMAT)
  • Aluka (Proses Penerbitan)
  • Perihal Waktu [ REVISI ]
  • Cintaku Berawal Dari Sepatu Terbang  ( Bara )
  • AKU HANYA UNTUK NAURA
  • Vericha Aflyn ✔️
  • HANYA AKU DAN KAMU
  • DILEMA CINTA [END] COMPLETED
  • TRAUMA
  • Look at Me, MAMA! ✔

[Sedang direvisi] Sendiri sudah bagian dari hidupku. Aku besar tanpa ada campur tangan dari orang tua ku. • Menjalankan hidup dengan penuh rasa bersalah tanpa tau apa kesalahanku. Bayang bayang yang menyakitkan serta mimpi buruk selalu hadir dalam hidupku. • Aku rapuh,tapi aku tidak punya sandaran. Aku lelah,tapi aku tidak punya seorang pun yang bisa menghilangkan rasa lelahku. Aku capek,tapi tidak ada seorang pun yang menyuruhku untuk beristirahat. • First story PS : judul awal cerita adalah "RAIN" Alur sedikit diubah. Tapi inti cerita Tetap sama. Pemain dan kejadian Kejadian tetap sama. Hanya di ubah Sedikit NO PLAGIAT INI BENAR BENAR CERITA HASIL PEMIKIRAN KU ENJOYYY

More details
WpActionLinkContent Guidelines