Arlisya
  • WpView
    Reads 1
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 18, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Matanya menatap kelangit,yang menurunkan air demi air yang menetes ke permukaan bumi. Seakan-akan tau apa yang di rasakan oleh seseorang yang sedang berlumur darah di jalan itu. Dia menangis sambil menatap awan yang gelap tanpa adanya bintang dan yang ada,hanyalah air hujan yang membasahi bumi. Dia akui dirinya lemah dan rapuh,sakit yang dia rasakan di tubuhnya tidak sebanding dengan sakit batinnya. Mata itu masih terbuka walaupun cahayanya mulai redup dengan air mata yang berlomba-lomba untuk turun. Matanya menangis mulutnya tersenyum seakan-akan dia baik-baik saja dan mata itu terpancar redup seakan-akan menyatakan orang itu sangatlah rapuh dan mulai terasa berat untuk terbuka. "Ter..nya..ta se..sa..kit ini. Aaaku le...lah tuhan.." ujarnya sambil menutup matanya tanda dia sudah lelah dan ingin beristirahat. Mata yang tertutup dengan bibir yang tersenyum, muka nya terlihat damai seperti tak ada beban yang dia pikul.Dia tergeletak di tengah jalan dengan darah yang tak berhenti keluar dari tubuhnya. Air hujan terus mengalir deras membasahi bumi. Semua terasa sunyi dengan air yang terus menetes tanpa mau berhenti. Menjadi saksi bisu di mana seseorang yang telah menyerah dengan semua yang dia rasakan dan merasa semua bebannya hilang.
All Rights Reserved
#264
pilu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 𝑨𝑹𝑨𝑲𝑯𝑨 [TERBIT]
  • DILEMA CINTA [END] COMPLETED
  • Aluka (Proses Penerbitan)
  • Look at Me, MAMA! ✔
  • Vericha Aflyn ✔️
  • Heart to you.(END)
  • Liberosis
  • HANYA AKU DAN KAMU

[𝐿𝑜𝑣𝑒, ℎ𝑢𝑟𝑡, 𝑟𝑒𝑙𝑎𝑛𝑡𝑖𝑜𝑛𝑠ℎ𝑖𝑝(s)] 'Luka adalah bahasa yang tidak butuh kata, tetapi selalu meninggalkan perih yang tak bisa hilang tanpa pamit. Maka terbanglah, luka, biarkan waktu yang akan menyembuhkanmu, dan angin yang mengajarkanmu cara pulang tanpa sakit.' Arakha Gavriel Agathias dan Aruna Ezlyn Jieraya Mikala Anabia Revenna, dua orang asing di kampus yang terjerat dalam satu kesalahan fatal yang mengubah segalanya. Mereka bukan sahabat, bukan pasangan, bahkan hanya teman sekelas yang saling melintas tanpa pernah peduli. Tapi, hidup terkadang suka membuat kejutan, dan kali ini kejutan itu datang dalam bentuk nyawa yang tumbuh di perut Aruna. Dalam satu malam, dengan satu kesalahan, dan kehidupan mereka berubah dalam sekejab. Kini, mereka harus menghadapi kenyataan untuk bertanggung jawab atas kehidupan baru yang terlahir dari kesalahan mereka. Namun, keduanya merasa belum siap menanggung konsekuensi dari tindakan mereka. "Gue belum siap, anjing!"umpat Rakha frustrasi. "Lo pikir gue siap, hah?!"balas teriak Aruna penuh amarah. Warning(s) 17+ #1 in Backstreet [10/10/2025] #1 in Boyfriend [23/10/2025] #2 in Baper [12/04/2025] #3 in Pregnat [25/10/2025]

More details
WpActionLinkContent Guidelines