Who's The Killer?

Who's The Killer?

  • WpView
    Reads 337
  • WpVote
    Votes 50
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Sep 2, 2021
Hwang Lalisa. Gadis cantik berdarah Korea-Swiss berubah menjadi sosok mengerikan yang akan melakukan apapun untuk mengetahui alasan dibalik kematian sahabatnya Kim Mina. Lalisa mulai mengikuti alur permainan yang dibuat oleh kelas 3-1 untuk mencari pembunuhnya. Apakah Lalisa dapat mengetahui rahasia kelas 3-1? Apakah Lalisa dapat mengetahui pembunuh yang sedang bersembunyi dengan topengnya? Atau kasus ini akan menjadi kasus abu-abu untuk selamanya? Bisakah Lisa membalas dendam atas kematian sahabat terkasihnya? So, menurut kalian WHO'S THE KILLER?
All Rights Reserved
#830
blackpink
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Shxtty Game
  • stranger || 97 line.
  • Fake Nerd Girl(Lalisa X Bts)✔
  • 𝐀𝐬𝐬𝐚𝐬𝐬𝐢𝐧𝐚𝐭𝐨 𝐞𝐦 𝐬é𝐫𝐢𝐞 | 97 Line [END]
  • Secret Admirer [Hunlis] |END|
  • BAD GIRL (COMPLETED)
  • My Feelings[LK]
  • Another Sleepless Night ✔

Ini kali kelima ia membunuh dirinya sendiri. Ia hampir tidak merasakan apapun ketika melakukannya. Tidak ada kesedihan, tidak juga ada rasa kehilangan apalagi penyesalan. Ia harus melakukannya, baginya, tidak lagi ada alasan untuk tetap hidup. Tapi pada kali kelima ini, ia rasakan sesuatu yang lain. Orang-orang berkerumun menatap kematiannya, raut ketakutan di wajah orang-orang itu sudah biasa ia lihat. Ekspresi prihatin yang orang-orang tunjukan, rasa penasaran mereka, bisik-bisik tentang kematiannya, selalu sama. Tapi kali ini, seseorang memberinya bunga. Laki-laki itu menundukan kepalanya, dilihatnya laki-laki itu memejamkan matanya, berdoa untuknya. Di sebelah tubuh yang sudah kaku, laki-laki itu tersenyum, senyum iba seolah ia bisa memahami perasaannya. "Semua kesulitanmu sudah selesai, kau sudah memenangkan game-Nya, jadi beristirahat lah," tanpa suara, begitu yang laki-laki itu bisikan, tepat di sebelah setangkai daisy yang diletakkannya tadi. Rasanya ada yang aneh- begitu yang Lalisa pikirkan ketika ia melihat kematiannya sendiri, dari jauh.

More details
WpActionLinkContent Guidelines