Story cover for Today's Note by Aifhyma
Today's Note
  • WpView
    Reads 61
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 7
  • WpView
    Reads 61
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 7
Complete, First published Jun 16, 2021
Hidup berjalan sesuai alur cerita yang telah dituliskan dalam takdir masing-masing.
Jangan membantah! Jangan menolak! Dan jangan menentang!

Tapi, BERSYUKURLAH!!

Karena setiap waktu dan hari yang dilewati akan sangat berharga jika kita bisa menerimanya dengan sepenuh hati.
All Rights Reserved
Sign up to add Today's Note to your library and receive updates
or
#436cintadalamdiam
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 9
ALBARA - (Jatuh Cinta Itu Lucu)   cover
Dosen Resee!!! cover
Kamu Bukan Untukku [TAMAT/REVISI] cover
Surga untuk Air Mata cover
dokter mafia tampan (End) cover
PapaKu Ayah Anakku || Rombak Ulang ✔️ cover
Seuntai Kata Untuk Rangga cover
Kenapa kamu pergi? [ mewgulf ] END cover
My Teacher My Husband cover

ALBARA - (Jatuh Cinta Itu Lucu)

56 parts Complete

Gemercik air hujan itu menyembunyikan tawa yang menutupi samar nya luka. lentik nya jemari yang menyapa dinginya sepi. menyambut pagi dengan kecohan sang mentari. embun di ujung bumi,yang mengepul pesat perlahan pudar. beriring dengan air yang menggenangi tanah liat. ini bukan tentang cinta atau takdir yang menggeliat dalam doa. ini tentang kemampuan dalam pertahanan. yang mempertahankan hubungan, yang terancam oleh ketidakadilan. akan kah semua pertahanan ini harus berakhir dengan kata kata perpisahan yang di sah kan oleh takdir ? akan kah satu sosok dengan seluruh dopantasa dan pertahan nya akan luntur begitu saja? inilah dunia, menganggap semua ini adalah lelucon yang tak pantas, tak dianggap ada:) ________________________ "selama ini aku hanya menjadi pengisi kekosongan ruang mu,jangan berlebih dalam menanggapiku,sebab aku tak akan menjadi pengobat luka mu itu" ~Alice... "Aku tak perduli, yang kutau tugasku hanya sebatas mencintamu al" ~ Barra. " Jangan menambah semburat luka mu dengan menungguku, sebab ragaku takan bisa seutuhnya menjadi hak mu" ~Rama.