11:50 // c.h

11:50 // c.h

  • WpView
    Reads 191
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jan 10, 2015
Haiii. Ini ff pertamaku yang di publish di sini. Kalau bikin ff mah udah sering:p Okee kayaknya ini bakal slow update, sesuai vomment yaaa. Kalau ada 2 vomments bakal lanjut nulis=) Tringgg... Tring.... Tring.... Aku segera menarik kasar tas sekolahku dan ke luar dari kelas ini. Puluhan siswa memenuhi pintu yang lebarnya tidak seberapa. Aku ikut saja berdesak-desakan agar bisa cepat menuju rumah. Begitu lolos dan ke luar kelas dengan aman, aku merasa seseorang menahan lenganku dengan kuat. Aku melihatnya dengan malas-malasan. "Kau mau pulang?" tanyanya sambil tersenyum menunjukkan eyes smile nya. Oh tolonglah, aku mati rasa dengan pesonanya. "Menurutmu?" "Mau mampir ke perpustakaan dulu? Seingatku ini batas akhir pengembalian buku tfios kan?" "Aku sudah mengembalikannya kemarin naik sepeda." jawabku lalu meninggalkannya Baru sampai pintu gerbang, seseorang memanggilku. "Daph!" Aku terpaku. Suara itu. Mimpikah aku mendengar suaranya lagi? TBC. Sorry gaesss via mobile so yeahhhjhh
All Rights Reserved
#31
calum
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Essentialy Love (SELESAI)
  • ARKAN |END| Belum Revisi
  • My Senior is My Coldest BoyFriend [Chapter 1 Completed+ Revisi]
  • SUARA BIA (TAMAT)
  • I Can't Say Good Bye (Slow Update)
  • Converge With You [On Going]
  • Eramnesia
  • Dream. How To Fight x Male Reader

"Masih gak mau balikin?" Tanya seorang lelaki tampan dengan senyum sinis tipis nya. Disisi lain, seorang gadis terjepit diantara kedua tangan lelaki tersebut dengan pipi yang sudah merah merona dan wajah yang sudah tidak karuan, gadis itu menelan susah payah salivanya. "L-lo apa apaan sih?! Minggir, gue mau lewat!" Seru gadis tersebut sambil mendorong dada bidang lelaki tersebut. Tapi percuma, lelaki di depan nya ini tak sedikitpun berkutik. "Balikin dulu!" Gadis itu menarik nafas panjang sebelum menjawab, "Nih, ambil barang gak berguna lo" Setelahnya, gadis tersebut langsung menyerahkan sebuah handphone beserta headset kepada lelaki di depan nya. Sambil mendengus, gadis berambut kecoklatan itu mendorong kasar tubuh lelaki di depannya dan langsung berlari keluar kelas. 🍀🍀🍀 Bukan tentang seorang badboy yang bertemu seorang gadis populer yang cantik dan di kagumi oleh satu sekolah. Hanya saja, cerita ini mengajarkan untuk menghargai waktu yang ada. 🌸🌸🌸

More details
WpActionLinkContent Guidelines