Story cover for 00.00 (Zero o'clock) by winarni27
00.00 (Zero o'clock)
  • WpView
    Reads 27
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 4
  • WpView
    Reads 27
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 4
Ongoing, First published Jun 16, 2021
Marsya kalisa cewek yang berada di kelas paling bawah 11 IPA 4 itu dengan tampang biasa saja ,dengan sifat bobrok yang melekat sejak dini nekat mencintai seorang Zero Naufan cowok toxic dan dingin

Tapi menurut Marsya Zero itu obat waktu maka dari itu Marsya menyebutnya Zero o'clock .

Marsya dengan sifatnya yang random tak di pungkiri mampu membuat cowok di kelasnya klepek-klepek .

Akankah Marsya menerima sosok yang benar benar mencintainya? Atau lebih memilih yang tak pasti? 


Endingnya mungkin beda dari pikiran kalian .

Disini teka teki,masalah keluarga yang terbilang cukup rumit,masalah masa SMA yang ingin di temukan letak seru dari seorang Marsya .

Marsya cewek yang sering di sebut permen yupi ,alot dan manis nyatanya memiliki sejuta rahasia yang tak semua orang tau .


Marsya seorang putri yang berusaha menemukan pangerannya di masa SMA .

Tapi nyatanya ?

Tak semudah di cerita novel.

Ia tidak mendapatkan apa yang Ia mau ,lalu mengapa cerita ini di tulis? Hanya karena sebuah ekspetasi yang selamanya sesuai realita.


.

Welcome!!

Selamat membaca <3 
Hanyuk mampir siapa tau suka hehee:((
All Rights Reserved
Sign up to add 00.00 (Zero o'clock) to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 8
Our Class: ExSiFo cover
Mas! || ThomasKong✔ cover
Ketika Cinta Berbicara cover
Unforgettable Love cover
Badai Tak Berujung [ON GOING] cover
Cinta Dan Kasih Sayang (Writing Temporarily Suspended) cover
Marsella (1) cover
ZEYA  cover

Our Class: ExSiFo

52 parts Complete

Ditempatkan di kelas yang dijuluki kelas keramat dan tak memiliki masa depan, membuat 24 anak itu menolak dengan keras. Bahkan peringkat 5 besar dalam satu angkatan yang seharusnya berada di kelas XI IPA 1, kini juga terdapar di kelas yang dipandang sebelah mata itu. Membuat hubungan pertemanan mereka tak bisa berjalan dengan mulus. Hinaan, cacian, ujaran kebencian seolah menjadi hal yang wajib mereka lontarkan kepada sesama penghuni kelas. XI IPA 4 Tempat dimana awal kisah mereka bermula. Segala masalah yang mereka terima tanpa mengetahui alasannya, ternyata memiliki dampak baik bagi mereka. Berusaha keras mengembalikan citra baik kelas, meski begitu banyak cobaan yang mereka temui sepanjang perjalanan. Hingga terungkaplah sebuah fakta yang cukup mengejutkan seisi sekolah. Akankah ke-24 siswa-siswi itu mampu berdamai dengan keadaan dan menjadi teman? Akankah mereka mampu mengembalikan citra baik kelas? Bagaimana lika-liku perjalanan mereka? Mari kita ikuti perjalanan mereka menuju kedamaian yang awalnya terasa tidak mungkin untuk terjadi~~