We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Bunga Tidur

Bunga Tidur

  • WpView
    Reads 865
  • WpVote
    Votes 256
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Sep 21, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Di dalam judul ini, akan ada beberapa bab yang saya belum tahu berapa jumlahnya. Bab-bab itu akan bertambah seiring berjalannya waktu, seiring ingatan-ingatan saya yang masih sering muncul. Cerita-cerita ini saya dedikasikan untuk Wira, pemuda yang saya tidak ketahui alasan kedatangannya dan bagaimana dia pergi, menghilang untuk selama-selamanya dari semua tempat, kecuali dari ingatan saya. Dengan ini, saya adalah bukti nyata dari cinta yang menakjubkan. Tanpa melihat, tanpa mengenal, dia menjadi satu-satunya pemilik hati saya. Dia menjadi alasan berhentinya segala upaya pencarian, berhentinya penantian bagi yang akan datang.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Me and My World
  • Jenis Rasa
  • Semu [Completed]
  • Kepada Rindu Yang Semestinya
  • Love Hurts
  • SARAY(U) [Completed]
  • BILIK PESANTREN-KU
  • Tulisan Becerita
  • Love Miracle (REVISI #10.1)
  • Love and Life

Aku disini. Berdiri diantara hirup pikuk org yg berlalu lalang. Dan aku belajar banyak hal, Pertama aku sendirian. Kedua mereka tersenyum bahagia. Ketiga aku merasa kesepian. Dan tidak ada org yg memperhatikan. Aku menyadari beberapa orang telah memiliki pasangannya dan aku tetap sendiri dalam kesepian yang mendalam. Awalny hari ini tidak terlalu berat, aku hanya tidur didalam kamar dan membaca novel. Hari minggu ini menyenangkan, sampai akhirnya aku mengetahui bahwa saudara perempuanku bertunangan dan akan segera menikah dalam usianya yang sangat muda. Itu sebenarnya bukan salahnya. Hanya saja, aku merasa hanya aku yang tidak memiliki pasangan. Sedangkan semua temanku memilikinya. Dan itu membuat hatiku perih. Ya, entah sampai kapan kesendirian dan kesepian ini akan terus mengikutiku. Well, kepedihan hati ini, silahkan kalian tertawakan kisahku..... *untuk melindungi cerita, sebagian cerita di private. So you must follow me

More details
WpActionLinkContent Guidelines