Why Should Be Me [ Tamat ]

Why Should Be Me [ Tamat ]

  • WpView
    Lecturas 5,230
  • WpVote
    Votos 2,316
  • WpPart
    Partes 53
WpMetadataReadConcluida vie, sep 10, 2021
WpInfo
Ficción
Misterio
> Follow dulu yah, karena sewaktu-waktu cerita ini akan di privat< Di benci oleh orang tua sendiri! Di bully! Di Teror! Di ancam! Di jadikan bahan taruhan! Dan ingin di bunuh! Siapa yang akan tahan jika menjalani hidup seperti itu? Yah, Dia Belva Amaria. Dia adalah seorang gadis remaja yang tidak pernah merasakan yang namanya bahagia. Dia hidup dengan tekanan batin. Dia bahkan tidak pernah melihat dunia luar kecuali sekolah. Setiap hari, dia menjalani hari-harinya tanpa senyuman. Apakah dia bisa melanjutkan hidupnya, atau malah mengakhiri hidupnya? Atau apa mungkin ada yang datang menyelamatkannya? Kalau kalian penasaran, bacalah .... Dan jangan lupa follow ya karena masih banyak cerita lainnya yang akan menyusul.
Todos los derechos reservados
#843
brokenheart
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Love or Life
  • 𝑨𝑹𝑨𝑲𝑯𝑨 [TERBIT]
  • TRAUMA
  • Adelaida the winner.
  • Rembulan Dan Seisinya
  • Hiraeth || Huang Renjun (SUDAH TERBIT)
  • Cintaku Berawal Dari Sepatu Terbang  ( Bara )
  • PERIFER

Cintamu atau Hidupmu? "Harus kah kuberi Dia hidupku? Tapi dia sudah Membuangku, Dia memang ingin aku mati, ini keinginannya. Tapi aku menyayanginya." -Andrea Ahra Gadis kecil yang penuh keberanian, menjadi gadis sma yang tidak bisa apa apa, menjalani hidup dengan hari hari terakhirnya sebagai pasien leukimia, memilih pindah keiindonesia untuk bertemu cinta pertamanya dan menghabiskan hidupnya membuat kenangan indah bersama, tapi itu semua hanya sebuah angan angan. Tuhan memang tidak ingin dia hidup bahagia sedetik pun. "Aku Menyayanginya, dan menyadari disaat dia telah tiada, tuhan jangan membawanya. Kenapa kau putar takdir kami, aku bersedia mati dia tidak pantas mati karenaku, Aku menyanyanginya" -Endi

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido