Why Should Be Me [ Tamat ]

Why Should Be Me [ Tamat ]

  • WpView
    Reads 5,225
  • WpVote
    Votes 2,316
  • WpPart
    Parts 53
WpMetadataReadComplete Fri, Sep 10, 2021
WpInfo
Fiction
Mystery
> Follow dulu yah, karena sewaktu-waktu cerita ini akan di privat< Di benci oleh orang tua sendiri! Di bully! Di Teror! Di ancam! Di jadikan bahan taruhan! Dan ingin di bunuh! Siapa yang akan tahan jika menjalani hidup seperti itu? Yah, Dia Belva Amaria. Dia adalah seorang gadis remaja yang tidak pernah merasakan yang namanya bahagia. Dia hidup dengan tekanan batin. Dia bahkan tidak pernah melihat dunia luar kecuali sekolah. Setiap hari, dia menjalani hari-harinya tanpa senyuman. Apakah dia bisa melanjutkan hidupnya, atau malah mengakhiri hidupnya? Atau apa mungkin ada yang datang menyelamatkannya? Kalau kalian penasaran, bacalah .... Dan jangan lupa follow ya karena masih banyak cerita lainnya yang akan menyusul.
All Rights Reserved
#72
belva
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Naura & Lukanya
  • I Life In Your Body✔
  • Love or Life
  • DILEMA CINTA [END] COMPLETED
  • Hiraeth || Huang Renjun (SUDAH TERBIT)
  • TRAUMA
  • Adelaida the winner.
  • PERIFER
  • Thalia

⚠️⚠️⚠️⚠️ PERINGATAN: Cerita ini murni hasil pemikiran pribadi penulis. Jika terdapat kesamaan nama tokoh, alur, tempat, maupun kejadian, hal tersebut murni kebetulan dan di luar kendali penulis. Naura dan Lukanya adalah cerita tentang seorang perempuan yang terlalu lama memeluk lukanya sendirian. Tentang hati yang terbiasa pura-pura kuat, meski diam-diam hancur setiap malam. Naura tumbuh bersama kehilangan, kekecewaan, dan rasa sakit yang perlahan mengubahnya menjadi seseorang yang sulit percaya bahwa dirinya pantas dicintai dengan utuh. Hingga sebuah pertemuan yang awalnya terasa salah mempertemukannya dengan seseorang yang tidak pernah ia duga akan menjadi rumah. Pertemuan yang datang di waktu paling kacau, dengan cara yang tidak baik-baik saja, namun justru membawa mereka saling menemukan bagian diri yang selama ini hilang. Ia hadir bukan untuk menghapus luka Naura, melainkan menemani setiap proses sembuhnya. Memahami semua sisi rumit yang bahkan sulit dijelaskan dengan kata-kata. Tetap tinggal ketika dunia memilih pergi. Dan untuk pertama kalinya, Naura belajar bahwa dicintai tidak selalu harus menjadi sempurna terlebih dahulu. Karena terkadang, orang yang tepat datang bukan dengan cara yang indah. Namun hadir di saat paling hancur, lalu perlahan mengajarkan bahwa luka juga pantas dipeluk, bukan disembunyikan sendirian.

More details
WpActionLinkContent Guidelines