Biru's World [Revisi]

Biru's World [Revisi]

  • WpView
    Reads 7,300
  • WpVote
    Votes 474
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jun 12, 2025
Biru terjebak dalam insiden nyaris mematikan sebulan sebelum tahun ajaran baru. Insiden yang membuatnya koma selama dua minggu penuh dengan pemulihan yang memakan waktu dan membuat jenuh. Ketika akhirnya ia siap untuk bergabung di sekolah baru yang ibunya pilih, secara mental persiapannya nol besar. Biru diam layaknya pengamat tanpa pernah mengeluarkan usaha untuk terkoneksi dengan teman-temannya. Butuh waktu untuk Biru membuka diri. Dan ketika Biru akhirnya mempersiapkan untuk melepas awan mendung di kepalanya, hati dan pikirannya dipaksa untuk menerima lebih dari sekedar sosialisasi khas anak SMA. + 𝐁𝐞𝐰𝐚𝐫𝐞 𝐨𝐟 ㅡ alur mainstream yang mungkin akan beberapakali maju-mundur, typo(s), bahasa campuran yang semi-baku, brøken english, kinda slow burn, and some scenes maybe can be triggering, etc. [✓] : Cover sources by Pinterest and edited by Canva.
All Rights Reserved
#642
overprotective
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Salsabila🌻
  • Rasya
  • Allenka Family
  • MY POSESIVE FAMILY
  • A Little Thing Called : QUERENCIA [END]
  • DOPAMINE [HIATUS]
  • RYUZIE
  • Our Story; About Us

Aku yang selalu saja berada lingkup keluarga yang bisa dibilang toxic. Papa yang selalu mengurungku dalam rantai yang diciptakannya. Semua kegiatan yang akan aku lakukan harus seizin papa dulu. Aturannya yang begitu banyak menuntutku harus tunduk dibawah kuasanya. Anak perempuan harus dijaga lebih ketat dan diberitahu lebih jelas bagaimana seharusnya dia berprilaku dan tidak membuat kedua orang tuanya malu. Kata kata itu yang selalu keluar dari mulut papa ku setiap kali aku membantah ucapannya. Mamaku pun tidak bisa berbuat banyak. Mama mungkin sama denganku begitu tertekan dengan segala aturan sang kepala rumah tangga. Akupun hanya bisa patuh dengan semua aturan papa. Aku bungsu dari 3 bersaudara. Mempunyai 2 saudara laki laki membuatku juga semakin tertekan. Kedua saudara ku sikapnya sama dengan papa. Aku yang selalu dipandang tidak mampu melakukan apapun tanpa bantuan dari mereka. Hanya seorang gadis remaja yang selalu harus dijaga dengan ketat. Padahal umurku sudah menginjak 17 tahun kelas 2 sma tapi masih saja dipandang bocah kecil. Sudah 17 tahun aku hidup dibawah kekangan papa dan kedua abangku. Sebenarnya sudah cukup muak dengan semua ini. Tapi akupun tidak mampu untuk membantah papa dan abang aku. Karna sedari kecil selalu didik agar tidak pernah membantah atau melanggar aturan papa.

More details
WpActionLinkContent Guidelines