PENJAGA JIWA ..

PENJAGA JIWA ..

  • WpView
    Reads 359
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Nov 15, 2022
Restu Aji..adalah seniman beladiri spiritual.mengemban tugas untuk menjaga benda pusaka yang di tanam dalam tubuhnya..dalam misinya dia bertemu pendekar pedang perak dari lereng gunung Tidar.mereka berteman dan berjalan bersama. hingga kemudian muncul sosok Raja dari bangsa siluman Harimau yang menagih janji dari leluhur Restu aji. mereka telah berjodoh sejak puluhan tahun lalu.diikat oleh pusaka misterius dalam tubuh keduanya dan punya misi menghancurkan amukan Raja iblis. lalu bagaimana dengan Ranggabayu...pendekar pedang perak yang memiliki perasaan khusus pada Restu Aji..... Cerita ini hanya fiktif belaka dan di latari sejarah dari abad ke 7. Masa kekuasaan Dinasti Sailendra. Jika ada kesalahan dan ketidak cocokan ,mohon di maafkan. Jungsa 😎🙂
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Larasati- Napas Dari Masa Lalu
  • Jaka Banyu
  • I Live Again to be Happy -Su Jia Limei-
  • ᴍʏ ʜᴜꜱʙᴀɴᴛ ʟᴏʀᴅ ᴛʜᴇ ᴅᴀᴠɪʟ// Tahap Revisi
  • PETRA
  • THE SCEPTER : RISE OF THE DARKNESS ENEMY
  • Terjebak di Pasar Anjaya Bawakaraeng
  • Cemoro Geni [TAMAT]
  • Novel The Indomitable Martial King
  • The Miracle Of Crystals

"Ada napas yang tertinggal di masa lalu. Larasati hanya perlu mendengarkannya." Larasati selalu merasa asing di dunia yang ia pijak-seperti ia pernah hidup di tempat yang berbeda, pada waktu yang tak bisa dijelaskan. Dalam diamnya, ia menyalakan lilin... dan dari nyala itu, masa lalu mulai berbicara. Suara-suara dari kehidupan sebelumnya datang perlahan: tentang seorang tabib wanita yang merawat bayi dan jiwa manusia, tentang putri seorang Tumenggung yang tak pernah dikenang sejarah, dan tentang lelaki bernama Raka yang jiwanya terasa begitu akrab. Saat ingatan mulai terungkap satu demi satu, Larasati harus memilih: melupakan semuanya... atau mengikuti bisikan yang menuntunnya pulang. Larasati: "Raka, aku merasa ada yang lebih dari sekadar lilin ini. Sepertinya, mereka membawa sesuatu yang lebih dalam... sesuatu dari masa lalu." Raka: "Aku merasakannya juga. Seperti kita pernah terhubung, meski kita tidak tahu bagaimana."

More details
WpActionLinkContent Guidelines