Coretan Rahsa Di Akhir Senja

Coretan Rahsa Di Akhir Senja

  • WpView
    Reads 35
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Aug 17, 2021
Untuk apa mengumpulkan keberanian tuk mengungkap sebuah rasa kepada orang yang tak peduli? bukankah kamu punya senja? Ia selalu bisa menjadi pendengar yang baik tuk semua keluh kesahmu. Dia adalah tempat menitipkan segudang rasa yang tak terbendung. Dan yang paling penting, ia selalu punya waktu tuk menyapa setiap hari. Bukankah senja pergi untuk kembali? lantas untuk apa mengharapkan seseorang yang tak ingin kembali?
All Rights Reserved
#5
puisireceh
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Arsa senja dan kenangan bersamamu
  • Merayakan Perpisahan [Segera Terbit]
  • Jangan Bermain Cinta dengan Mapala
  • yang kupeluk dalam tenang
  • Matahari untuk Senja ( editing )
  • Puisi 'tuk kau, Yang merindu
  • Nestapa [END]
  • Suara Dalam Aksara
  • DALAM DETAK (SELESAI)
  • Kepada sang pencipta rindu

Arsa selalu percaya bahwa senja adalah waktu terbaik untuk mengenang-dan Senja, perempuan yang pernah mengisi hidupnya, adalah kenangan terindah yang tak ingin ia lupakan. Mereka berbagi tawa, impian, dan janji yang seakan abadi. Namun, takdir berkata lain. Cinta mereka diuji oleh jarak, ego, dan luka yang tak terhindarkan. Di antara lembaran-lembaran puisi yang ia tulis, Arsa merangkai kembali kisahnya bersama Senja. Setiap kata adalah potongan kenangan yang tak ingin ia buang, meski hati tahu bahwa tak semua yang indah harus bertahan selamanya. Saat perpisahan menjadi nyata, Arsa harus memilih: bertahan dalam bayangan masa lalu atau melangkah menuju hari esok tanpa Senja di sisinya. Akankah Arsa mampu merelakan cinta yang telah berlalu, atau justru tenggelam dalam kenangan yang semakin menyakitkan?

More details
WpActionLinkContent Guidelines