Grow Up || ChanMin

Grow Up || ChanMin

  • WpView
    Dibaca 3,176
  • WpVote
    Vote 403
  • WpPart
    Bab 12
WpMetadataReadLengkap Sab, Jan 29, 2022
WpInfo
Fiksi Penggemar
Stray Kids
Ada suatu moment di mana aku bertanya pada Ka Chan, "Ka, jika aku diharuskan pergi, apa Kaka memperbolehkan?" "Ke mana?" "Ke mana saja, tanpa Kaka." "Jika itu sementara, aku akan menunggu. Tapi jika itu sangat lama, maka aku akan ikut bersamamu." Lalu, aku tersenyum samar mendengar jawaban itu. "Tapi, Ka, aku harus pergi sendirian, Kaka tidak bisa ikut denganku. Saat hari itu tiba, aku hanya ingin Kaka tetap di sini, dan aku akan mengatakan kata maaf sebab tak bisa menemani Kaka lebih lama lagi." Aku hanya berani menjawabnya dalam hati, menahan sesak di dada saat melihat senyum manis Ka Chan yang seharusnya bisa menenangkan hatiku yang gelisah. Lantas aku balas senyuman itu meski terasa sangat sulit. Aku berharap ... aku memiliki kesempatan untuk melihat senyum hangat itu lebih lama. Kemudian aku hanya bisa menjawab dengan kalimat, "Seungmin sayang Ka Chan." ••• COLLABORATION with QueenNatta
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#150
hanjisung
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • SAME BUT DIFFERENT (Vkook/taekook)
  • Remember Me As A Time of Day✅
  • Regret ✔
  • -KAKA KELAS- |SungRen
  • 𝙇𝙤𝙫𝙚𝙨𝙞𝙘𝙠 𝙂𝙞𝙧𝙡
  • Fault
  • harmonic paths
  • Three Little Words [Minsung]
  • Dino aegi?
  • TUAN || Jeon Jungkook

Cerita ini murni karangan saya sendiri. Maaf bila ada kesamaan nama, latar/tempat dan gambar, tidak ada unsur kesengajaan. Terimakasih. happy reading.. "Hyung, sudahlah jangan menangis lagi. Mungkin ini sudah jalan-Nya. Lebih baik kita do'akan mereka agar tenang disana." Namja manis itu masih memeluk hyung-nya yang baru saja ditinggal orang tuannya. Jdeeeerrrr... "Hyung, sepertinya sebentar lagi hujan akan turun. Lebih baik kita segera pulang, Hyung!" "Aku harus pulang kemana, Kook? Sedangkan rumahku saja sudah pasti disita untuk melunasi hutang. Aku sebatang kara.. hiks Aku ingin menyusul Oemma dan Appa saja,, Kook.. hiks.." "Hyung jangan bicara begitu, kau masih punya aku. Bukankah Hyung sendiri yang bilang, kalau sudah menganggapku seperti adik kandung Hyung sendiri. Pulanglah bersamaku, kita akan tinggal bersama di apartemenku, Hyung." "Aku tidak mau menyusahkanmu, Kook. Aku bisa tidur disini saja, hiks.. sekalian menemani Oemma dan Appa. Mereka pasti kedinginan di dalam sana.. hiks" Youngi memeluk makam kedua orang tuannya erat. "Kau tidak pernah menyusahkanku, Hyung. Justru aku senang bisa tinggal denganmu, itu artinya aku tidak akan kesepian lagi di apartemen dan tak perlu takut jika mati lampu. hehehe" Jungkook memang takut gelap. Namja manis itu berusaha menghibur hyungnya yang masih menangis pilu akibat ditinggal oleh orang tersayangnya. "Ayolah,, Hyung.. mau ya tinggal bersama Kookie yang imut ini.." Jungkook melemparkan aegyo nya berharap Youngi bisa sedikit terhibur. Youngi sedikit tersenyum "arraso, kajja kita pulang_ Oemma,, Appa,, Suga pulang dulu ya. Jaga diri kalian baik2 disana. Aku sangat menyayangi kalian.. hiks" (Suga adalah panggilan kesayangan Youngi) Akhirnya Youngi beranjak dari pusara kedua orangnya dengan dipapah Jungkook. Namja manis itu sesekali mengelus pundak Hyungnya untuk menyalurkan sedikit ketenangan. maaf kalau kurang dapet feel nya, saya masih baru. hehe semoga readers menyukai ceritanya.. :-) annyeong..

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan