Story cover for IRENA (ON GOING) by Sartikatikvers
IRENA (ON GOING)
  • WpView
    Reads 582
  • WpVote
    Votes 202
  • WpPart
    Parts 11
  • WpView
    Reads 582
  • WpVote
    Votes 202
  • WpPart
    Parts 11
Complete, First published Jun 19, 2021
Sejak kejadian sembilan tahun yang lalu. Gadis malang yang bernama Irena harus menelan luka di umurnya yang masih kecil hingga beranjak dewasa.

Dibenci oleh kedua orang tuanya, diacuhkan oleh kedua kakak nya, jadi bahan bullying teman sekolahnya, dan dilukai fisik dan batinya oleh kekasihnya.

"Ma, maafin Iren." lirih Irena.

"Jangan panggil saya mama. Karena saya tidak sudih punya anak pembunuh seperti kamu!" tekan Nia menatap penuh benci Irena.

"Pa, percaya Irena gak bermaksud buat celakain mama." mohon Irena kepada Farel.

"Diam! Dengar suara mu saja saya jijik!" ucap Farel menusuk.

"Kak Raka, kak Viona jangan jauhin Iren?" ujarnya ketakutan.

"Kami berdua enggak sudi anggap lo adik." putus Viona, sementara Raka hanya terdiam.

Satu-satunya semangat Irena untuk bangkit adalah Bintang ia, berharap kekasihnya itu, tidak meninggalkanya seperti keluarganya.

"Bintan--" baru mau menyebut namanya sudah dihentikan oleh Bintang.

"Gua gak bisa jauhin Viona." ucap nya begitu yakin.

Harapan Irena sudah tidak ada lagi semua membencinya tetapi semenjak kedatangan Mako semangat untuk hidup telah dirasakan Irena.
All Rights Reserved
Sign up to add IRENA (ON GOING) to your library and receive updates
or
#148raka
Content Guidelines
You may also like
BarraKilla by novaadhita
64 parts Complete
LENGKAP! Follow akun ini sebelum baca🐧 Warning! Peringatan! Cerita ini bisa membuat kalian mengumpat, menangis, dan tertawa (jika satu SELERA)🍭 "Barr, aku juga nggak tahu kenapa Raden nyium aku." "Shit! Diem, Bego!" "Maaf." "Tahu nggak, kenapa gue nerima lo jadi pacar gue? Padahal lo yang nembak gue duluan di UKS dengan nggak punya malunya." "...." "Lo itu menyedihkan, Killa. Sangat menyedihkan. Gue selama ini cuma.... kasihan sama elo." "Barra, dada aku sakit." "See? Lo minta dikasihani lagi?" "Maaf." "Dan lo selalu mengatakan maaf biar lo semakin dikasihani." "Barra, kamu beneran mau aku pergi?" "Lo masih mau di sini? Nggak tahu diri banget. Habis ciuman sama suami orang, masih mau sama gue. Karena cuma gue yang bisa ngasih lo segalanya. Gue jijik sama elo." "Makasih, ya, udah mau jadi pacar Killa. Udah mau bahagiain Killa. Hehehe. Kita akhirnya pisah." "Gue nggak mau lihat lo lagi." "Hehehe." "...." "Barrabas Mahesa, makasih udah pernah jadi yang terbaik buat Killa." I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. Titik tertinggi mencintai adalah tahu diri untuk menerima sebuah kehilangan. "Barra, kenapa cara kamu mencintai aku kayak gini?" • Demi kenyamanan Anda saat membaca, disarankan memfollow akun penulis terlebih dahulu. • Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi dalam cerita ini tanpa izin tertulis dari penulis. Semua yang ada dalam cerita ini murni hasil pikir penulis, maaf jika ada kesamaan nama, tempat, karakter, dan sebangsa itu. Selamat membaca!
ADIKARA ELUSIF (END) by blackcurrantbery
56 parts Ongoing
Baca DeKaNa terlebih dahulu, ini S2 nya DeKaNa🔥 "M-maksudnya apa?" Ekspresi wajah yang semula terlihat senang berganti menjadi rawut wajah yang amat tidak disukai, seolah perubahan mimik wajah mempengaruhi suasana hati sang pemilik Perlahan sudut bibirnya ketarik ke pinggir membentuk lekungan senyuman yang terlihat menyeramkan bagi remaja yang berdiri di hadapannya, bahkan bola matanya terlihat bergetar melihat apa yang tengah terjadi di hadapannya. "Hanya seminggu" Kakinya perlahan melangkah mendekati remaja yang sudah membeku di tempat itu, mengayunkan tangannya untuk mengusap puncak kepala yang lebih muda "Sayang sekali, Khai nggak panggil Ayah-" Plak Ia menatap tangannya kemudian menatap anak yang lebih muda di hadapannya dengan alis mata terangkat, berani, sangat berani "L-lo gila" "Lo bawa gue kemana hah anjing?" Ia memejamkan matanya, sudah seminggu ini hatinya berbunga-bunga, namun sekarang api neraka kembali membakar hatinya mendengar lontaran perkataan dari anak muda yang ada di hadapannya. Srett "Kenapa lo diam aja hah?, jawab!, lo bawa kemana gue hah?" Teriaknya dengan nafas tersenggal-senggal karena perasaan marah. Ia kembali tersenyum, mencoba mengusap puncak kepala itu namun tepisan kembali dirinya dapat, oke cukup, ia sudah sangat sabar kali ini, "Askar ternyata nggak guna" Perlahan kaki itu mendekati remaja itu, lalu mengusap paksa kepala itu dengan kuat, dan dalam sekali tarikan ia berhasil membuat tulang tengkorak itu bersentuhan kasar dengan dinding rumah kokoh miliknya "Lo manja banget ya Kai, semua harus gue yang turun tangan" Ucapnya sembari menyeringai melihat ekspresi wajah Kaivan yang terlihat kesakitan sekaligus marah karena tidak bisa melawan.Tubuh itu jatuh telentang di lantai, dan tanpa belas kasihnya, ia menaruh telapak kakinya di atas dada Kaivan yang seketika membuat anak itu meringis sakit karena tak mampu menahan rasa sakit lagi "A-abang" "Kalau udah kek gini, baru manis diliat" 19 April 25
Dua cangkir satu Meja  by byjulieeeee
53 parts Complete
Dua cangkir di satu meja. Salah satunya kopi hitam yang mulai dingin, satunya lagi teh hangat yang baru diseduh. Sama seperti mereka-dua orang yang dulu satu keluarga, kini seperti orang asing di bawah atap yang sama. Dewa sudah terbiasa hidup sendiri. Ia bisa makan mi instan kapan saja tanpa ada yang mengomentari. Bisa pulang larut tanpa ada yang menunggu. Bisa menjalani hari-harinya tanpa merasa harus menjelaskan apa pun kepada siapa pun. Lalu datang ayahnya, yang entah sejak kapan mulai mengatur ulang dunianya. Mengajaknya makan bersama, menyeduhkan teh di pagi hari, bahkan diam-diam mengganti mi instan dengan sesuatu yang lebih bergizi. Dewa tidak mengerti-apa yang sebenarnya diinginkan ayahnya? Kenapa setelah tujuh tahun pergi, kini ia kembali dan bertingkah seolah-olah segalanya masih bisa diperbaiki? Di sisi lain, ada Nira, seseorang yang selalu ada untuknya. Tapi kini, ia merasa semakin jauh. Hubungan yang dulu terasa nyaman perlahan berubah menjadi sesuatu yang penuh pertanyaan. Di antara meja makan yang dulu selalu sepi, dua cangkir yang tak pernah sama, dan sepiring mi instan yang akhirnya tak lagi dimakan sendirian, Dewa harus menghadapi sesuatu yang selama ini selalu ia hindari: apa arti pulang yang sebenarnya? Slow fic Sudah selesai ditulis sampai ending, sudah dipublikasikan pula semuanya. Sebab, aku tidak suka menunggu. Jadi, aku tidak akan membuatmu menunggu. 48 bab secara total. Bacalah jika menurutmu layak dibaca, tinggalkan jika menurutmu membosankan. Terima kasih sudah meluangkan waktumu yang berharga. by Tigajully 2025
New Universe : Transmigration by xyjaeva
52 parts Complete
Sequel Book Saranjana "Ini akhirnya? Serius mati cuma gara-gara ke tabrak delman? Yaudah lah, semoga ketemu Haechan. Maaf Bunda, Ayah, Jisung, abang nyusul Haechan." "Kalo mati bakal ketemu Yeji sama mama gapapa di gue, asal gak kepleset ke neraka aja." "Gue baru dapet gelar Dokter loh, masa iya keburu mati woi?! Eh tapi juga bakal ketemu mamah papah sama Bang Jae Kembar, gapapalah." "Lah? Beneran mati? Kok simpel banget? Minimal yang estetik lah anjir? Mati ketabrak delman? Kalo bus atau truk mah wajar, bisa nyampe isekai, lah ini? Hadeh, Capek banget begeteh." "Tuh delman beneran gue sumpahin, gue jadi ovt, gue yang dosanya bejibun gak bakal pindah ke neraka kan? Eh tapi banyakan dosa si Sunwoo elah." - 7 tahun berlalu setelah 5 barudak memilih pergi meninggalkan Bumi Bandung, Indonesia dan menjalani jalan hidup masing-masing. Mereka pun berkumpul kembali dengan kisah hidup baru. Namun belum sempat memulai lembaran baru di buku lama, buku baru pun tiba-tiba dimulai. Inilah series baru dari Saranjana. Bagaimana, kalian siap dengan kehidupan mereka berlima di dunia isekai? Apakah mereka bisa kembali pulang? Ataukah tinggal di sana? Apakah kalian penasaran bagaimana kelima Barudak Jamet yang terbiasa hidup di dunia modern yang selalu hobi ngereog dan ga tahu malu, tiba-tiba masuk isekai dan menjalani hidup di sana? Kira-kira seberapa toxic dan tantrumnya ya mereka?? Ikuti perjalanan Jaemin, Hyunjin, Sunwoo, Jeno, dan Eric di book kedua ini! Warn! - NOT BL! Mohon jangan dikaitkan dengan LGBT, tidak ada unsur romance sama sekali - Terispirasi dari beberapa alur manhwa - Toxic yang terselip maupun kesalahan nama - Menggunakan bahasa baku, tapi juga non baku diwaktu tertentu - Semua nama di sini adalah milik agensi - Menggunakan kosakata asing maupun daerah yang terselip Start : 12 Maret 2024 End : 19 Desember 2024
You may also like
Slide 1 of 10
DeKaNa (END) cover
Kembar Berbeda || Haechan [TERBIT] cover
BarraKilla cover
ADIKARA ELUSIF (END) cover
Albel cover
Dua cangkir satu Meja  cover
"He's mine" cover
Farabie cover
Perihal Dia Dengan Sejuta Tawa (END) cover
New Universe : Transmigration cover

DeKaNa (END)

44 parts Complete

BUKAN BL ATAU SEBAGAINYA, INI BROTHERSHIP, KALAU SAMPAI ADA YANG BILANG BL. GUE JAMBAK🙏🏻🙏🏻🙏🏻 . . . Bagi Devan, Kaivan itu seperti ember bocor, congor nggak pernah di jaga, somplak, dan menyedihkan, mungkin?. Sedangkan Naren, baginya anak bungsu Papanya itu anak pintar, cerdas, bertanggung jawab, dan pembohong. Bagi Kaivan, Devan itu orang blakbakan,menganggu, aneh, sinis, sok,dan er-- menakutkan?, Sedangkan Naren, orangnya sok cool, pedas, sok paling sempurna, dan emm-- sedikit kejam Bagi Naren, Kaivan itu orangnya songong, tak tahu aturan, urakan, dan mulutnya persis kayak cewek. Dan baginya, Devan itu orangnya sinis, sok keren, dan anak Papa. Tapi, itu hanya sementara saja " BISA DIAM NGGAK LO BREGSEK ? " " Jadi lo bisa mikirkan, kalau mau tinggal sama gue harus gimana?" " LO GILA, LO GILAAA " " Ya gue gila "..... Khaisar Walau udah end, tetap vote ya, hargai penulis Untuk menjaga kesejahteraan bersama, ayoo voteee jangan jadi pembaca gelap hehehe . . . . BUKAN PLAGIAT ATAU APA, AKUN PERTAMA LUPA SANDI, JADI BUAT AKUN LAGI Jangan lupa tinggalin jejak ya guys jangan jadi pembaca gelap