Tahun Kelima

Tahun Kelima

  • WpView
    Membaca 6,196
  • WpVote
    Vote 523
  • WpPart
    Bab 14
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Min, Mar 9, 2025
"Capek aku, berasa gak punya suami," Nawang ngedumel pelan. Kejengkelan sudah diambang batas. "Ya udah, balikin aja ke orang tuaku," sahut Damar santai. Nawang menoleh kaget, tidak menyangka suaminya mendengar omelannya. Menemukan wajah tanpa ekspresi Damar membuat Nawang naik pitam. Menjalani pernikahan dengan Damar yang minim ekspresi, dan karakter berbeda membuat Nawang merasa sangat lelah. Akankah Nawang menyerah? Atau Damar yang memilih pergi?
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#35
kamaksara
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Bapak Rumah Tangga [SELESAI ✅]
  • Sekat Cinta
  • PARTNER IN LOVE  (END)
  • MY BABY
  • Konstelasi Emosi
  • Never Ends
  • Ramadhan datang, Ramadhan pulang (TAMAT)
  • Nabila & Wedding Drama [Terbit]
  • Me + You = Us [TAMAT]
  • I'm Inn Love (Tamat)

"Mas Sakti, mau nikah sama aku aja, nggak?" Kinan tak menyangka tawaran spontan di stasiun itu mengantarnya ke pelaminan bersama Pancasakti Arya Soeradji, teman kakaknya yang matang, mapan, rupawan, tapi susah banget diajak ngomongin perasaan. Kinan pikir nikah sama orang yang sudah dikenal dari kecil bakal gampang. Tapi ternyata, berbagi atap dengan manusia berkedok kulkas dua pintu itu bikin kepala panas. Kinan banyak maunya. Sakti banyak diamnya. Kinan tumbuh dalam keluarga egaliter. Sakti kadung terbiasa dengan keluarga yang amat sangat mendewakan peran suami. Saat komitmen diuji oleh pembagian peran yang tak sesuai ekspektasi dan standar sosial, mampukah rumah tangga yang dibangun dari dua prinsip bertolak belakang itu bertahan lama?

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan