Kata Hujan
  • WpView
    Reads 301
  • WpVote
    Votes 130
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Aug 4, 2021
Huft... Rasanya letih bukan? Hanya berjalan, dan berteduh di bawah sempitnya payung tanpa teduh. "Kadang capek ya, Dik. Dunia kayak ngga bisa ngrestuin antara hati sama jarak. Padahal ... kalo dipikir-pikir, apa mereka ngga bosen terlalu deket?" ujar Aya sambil menikmati guyuran hujan sore ini, tanpa menghiraukan seragamnya yang telah basah kuyup. "Dunia ngga bakal bosen buat uji hati kita Ya, jadi ... ngga ada salahnya hati kita lewatin adrenalin biar bisa nikmatin gulali abang-abang pinggir jalan," jawab Andika dengan tatapan kosong tanpa arah. *** "Maaf, aku harap ... aku bisa bertemu denganmu, untuk terakhir ... dan selamanya." -dari hati yang terlalu dekat untukku dekap.
All Rights Reserved
#30
andika
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dalam Rintik yang Sama
  • [END] Blind Rainbow
  • My Neighbor [Sudah Terbit]
  • BEFUDDLES (SELESAI)
  • Matahari
  • Hujan dan Sebuket Dandelion
  • Effort 2 [ Completed ]

Hujan selalu menyimpan rahasia. Di bawah rintiknya, Alena bertemu dengan Raka-sosok yang membuatnya keluar dari dunia tenangnya. Raka adalah badai yang membawa kebahagiaan sekaligus luka, membuat Alena merasakan cinta yang indah tapi juga menyakitkan. Dia, si bintang lapangan basket, yang selalu dikelilingi keramaian, menyimpan sisi gelap yang tidak pernah dilihat siapa pun. Dia, si gadis penyendiri, yang lebih nyaman dengan buku-buku dan sunyi, akhirnya dipaksa menghadapi dunia yang tidak pernah ia bayangkan. Ketika rahasia terungkap dan masa lalu datang menghantui, akankah cinta mereka bertahan? Ataukah semuanya akan hanyut seperti hujan di bulan Juni-hadir sekejap, lalu menghilang tanpa jejak? Ini bukan sekadar kisah cinta biasa. Ini tentang keberanian untuk membuka hati, menghadapi luka, dan menemukan diri sendiri di tengah badai kehidupan. "Dalam rintik hujan, kita pernah bersama. Tapi, akankah kita tetap bertahan saat hujan berhenti?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines