TEDUH
  • WpView
    Reads 69
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jun 19, 2024
Alea telah lama menganggap hujan sebagai keajaiban alam yang paling mempesona. Baginya, tiap-tiap tetes air yang jatuh dari sang langit membawa kegembiraan yang tak terkira. Ia menyukai bagaimana setiap hujan mampu membangkitkan semangatnya, mengajaknya menari dengan alam, dan mengisi hari-harinya dengan keindahan yang tak terkatakan. Dalam detik-detik bahagia itu, Alea menemukan harapan, mimpi, dan kebahagiaan yang seolah-olah abadi. Hujan memberinya kesempatan untuk merasakan sentuhan lembut air di kulitnya, dan ia sering kali terdiam sejenak, mengamati tetes-tetes hujan yang jatuh dengan gemilang. Setiap suara tetesan yang bertemu dengan tanah adalah serangkaian melodi yang menghentikan waktunya, menciptakan harmoni yang menenangkan jiwanya. Tapi kemudian dia membencinya, sang hujan.
All Rights Reserved
#88
alea
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Alena, Si Gadis Hujan
  • When It Rains
  • Sebuah Pesan Untuk Hujan [END]
  • Haters and Lovers of Rain [END]
  • HUJAN dan RAIN
  • Rainy Day
  • RAIN
  • Rianbow [SHS 1]
  • RAIN

"Apa alasan lo suka hujan? " tanya pemuda tampan itu. "Hujan itu bisa bikin tenang, suara hujan itu kaya lagu penenang buat gue. " "Oh ya? " Alena mengangguk. "Gue suka hujan, tapi gue nggak suka petir. " "Lo aneh banget. " "Gue emang aneh. " Hujan dengan sejuta kenangan dengan mu, ini tentang aku dan kamu di bawah rintikan hujan....

More details
WpActionLinkContent Guidelines