Story cover for HANCUR by Callmelii0902
HANCUR
  • WpView
    Reads 71
  • WpVote
    Votes 25
  • WpPart
    Parts 8
  • WpView
    Reads 71
  • WpVote
    Votes 25
  • WpPart
    Parts 8
Ongoing, First published Jun 20, 2021
Dari sekian banyak nya laki-laki mengapa harus orang terdekatnya lah yang begitu pintar membuat nya mengenal arti hancur?

"Gue minta maaf Ra."

"Jangan sekarang Cakra, buat gue Lo terlalu banyak bikin kesalahan."

****

Tidak pernah terfikir sebelum nya bahwa kedekatan kekasihnya dengan sahabat masa kecil nya yang kembali akan membuat hubungannya perlahan merenggang.

"Gue cinta sama Lo Ra."

"Cinta yang kaya gimana yang Lo maksud brengsek!!"

****

"Cakra?!"

"Kenapa?"

"Bukanya kemaren? Eu--"

"Kemaren Lo kan yang nyuruh gue buat jauhin Lo? Sekarang apa?"

Kinara menggeleng kan kepalanya, "Apa masih salah tindakan yang gue lakuin? Lo emang nggak pernah ngerasa puas Ra!!"

****

- hayalnya indah, kenyataan nya hancur sudah
~kinara putri Irawan

-menjadi seorang pembohong kepada orang yang di cintai itu emang nggak maen sakitnya
-Galih Cakra Wijaya
All Rights Reserved
Sign up to add HANCUR to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
RAIN cover
Twin's ? {Story 7}. cover
Arsyilazka cover
RAVSYA cover
WHO ? cover
Because I'm Stupid (End) cover
CARBIL cover
FARZAA cover
DRABIA [END] cover
RAVASYA [END] cover

RAIN

92 parts Ongoing

"Oyy.. ! Lo manusia apa bukan ?" Teriak seseorang yang tidak jauh dari belakangnya. Dengan cepat, Naiara menghapus air matanya. Seseorang itu pun mendekati Naiara. Ia tidak terlihat seperti dalam kondisi sadar sepenuhnya. "Ooh, ternyata lo manusia." Langsung duduk di samping Naiara. Ia juga melihat langit-langit yang sedang memamerkan keindahannya. "Seseorang pernah bilang.. Semua orang hidup itu pasti ada masalah. Karena ketika kita hidup, maka harus siap menghadapi masalah." Sambung pria itu. Naiara hanya bisa melongo mendengarnya. Meskipun dalam keadaan setengah sadar, tetapi ucapan pria itu ada benarnya. "Lo pacarnya Arvin ?" "Hah ?" Jelas si Naiara bingung. Arvin yang mana, ia sendiri tidak tahu. Mereka belum sempat berkenalan. "Yang tadi pergi sama lo ke sini. Itu namanya Arvin. Arvin Arkananta Mahardika. Masa nama pacar sendiri aja lupa." Ooh, jadi namanya Arvin.