Aku Sampai di Titik Ini

Aku Sampai di Titik Ini

  • WpView
    Reads 255
  • WpVote
    Votes 96
  • WpPart
    Parts 32
WpMetadataReadComplete Thu, Jul 8, 2021
"Apa benar kamu menyukaiku Elva?" Mendengar pertanyaan Ayden, mata Elva terbelalak. Dia sangat terkejut. Dia mematung, mati kutu di tempatnya. "Lihat aku Elva dan jawab dengan jujur.." Ayden meminta pada gadis yang diam dan menunduk tersebut. "Elva.." Panggil Ayden lembut, gadis itu masih saja terdiam. Setelah sekian lama, Elva pun berbicara. "Kak, Elva minta maaf ya. Tapi apa kakak ingat ketika Elva menawarkan makanan siang itu, sebelumnya aku membuatnya sendiri dengan niat memang untuk diberikan pada kak Ayden. Elva gak tau bagaimana, tapi aku sadar bahwa perasaan itu menguasai diri Elva. Sekarang, Elva berani mengakui kalau Elva menyukai kak Ayden karena sikap baik yang kak Ayden punya." Elva berbicara sambil menunduk. "Apa kamu tidak berani menatapku Elva?" Ayden memandang Elva yang masih menunduk. Elva menggeleng. Ayden menghela nafas berat. "Elva.., aku menghargai kejujuranmu dan terimakasih karena telah menyukaiku. Berat hati aku mengatakan ini, tetapi aku harus memperjelas semuanya. Ayden yang kamu kenal ini bukanlah seperti lelaki yang pantas diharapkan Elva. Jangan membuang waktumu untuk menyukaiku. Sebab apa? Aku ini memiliki setumpuk beban dalam diriku, jangankan membahagiakan wanita lain yang datang ke dalam hidupku, menyelesaikan masalahku sendiri aku belum mampu. Diriku sampai di titik ini masih seorang lelaki yang terjebak dalam masalah dan dihantui oleh mimpi buruk masa lalu. Pernah sekali aku mencari cinta yang lain tapi ujungnya aku kembali terjatuh pada lubang yang lebih dalam. Dan sekarang, aku tidak ingin membuatmu masuk ke dalam lubang ini." Elva menangis? Tentu saja. Lantas bagaimana setelah kejadian ini?
All Rights Reserved
#142
motivation
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Maafkan Aku
  • Let me choose [TERBIT]
  • Dear Heartbeat [COMPLETED]
  • Wrong Feeling ~Namon~
  • Breathe
  • Haruskah Mati? √PART LENGKAP [TERBIT]
  • The Green Sketchbook [END]
  • The Fate Of My Life (END)
  • REGATHAN [END]
  • Maaf' (Revisi)

"Naura, sebenarnya aku menyimpan sebuah perasaan lebih di balik persahabatan kita. Aku tak ingin kau mengetahuinya, karna aku takut kau akan menjauhiku. Aku senang sekali, saat kau mendapatkan seseorang yang lebih baik dari aku. Aku melihat kau bahagia dengannya. Seandainya diriku yang disampingmu sekarang. Tapi apa boleh buat, takdir berkata lain. Namun, tak ada penyesalan bagiku, aku bahagia karna kau sudah bahagia sekarang. Bye, I love you" -Chiko- "Suka duka kita lalui bersama. Aku sangat merindukan saat kita tertawa bersama. Apakah kau tidak merindukan hal itu? Hal kecil, namun indah. Jika kau merindukannya, kembalilah padaku. Aku berjanji, takkan melupakan dirimu lagi. Aku tak mau kehilanganmu. Andai waktu dapat diputar kembali, pasti sekarang aku dapat tertawa bersamamu lagi. Maafkan aku. Aku tahu, aku memang salah. Chiko, I miss you." -Naura-

More details
WpActionLinkContent Guidelines