Story cover for PHYTAGORAS [LEE JENO]  by jupiterhuman
PHYTAGORAS [LEE JENO]
  • WpView
    Membaca 251
  • WpVote
    Vote 74
  • WpPart
    Bab 13
  • WpView
    Membaca 251
  • WpVote
    Vote 74
  • WpPart
    Bab 13
Bersambung, Awal publikasi Jun 21, 2021
"Kamu tahu kenapa aku suka banget sama phytarogas, Mbull? phytagoras mengajarkan aku bahwa sisi mereka yang saling bertolak belakang pada akhirnya tetap akan bersatu juga. Bahwa pada dasarnya manusia akan tetap bersatu dari banyaknya perbedaan yang tercipta. Bahwa pada dasarnya perbedaan perasaan yang sekarang ada, akan berubah sama ketika mereka kelak sudah tidak ada. Gak papa untuk sekarang perasaanku tidak terbalaskan, tapi aku bisa jamin di kehidupan selanjutnya dia hanya milik aku seorang." 

"Sekarang Bulan paham dan menyetujui opini kak Gino dulu. Bahwa perasaan yang sekarang tidak terbalaskan, akan terbalas ketika kita sudah di tinggalkan, bersama sejuta kenangan yang membuat Bulan terikat, bahkan ikut setuju kalau memang benar Bulan hanya di takdirkan untuk kak Gino seorang."
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Daftar untuk menambahkan PHYTAGORAS [LEE JENO] ke perpustakaan kamu dan menerima pembaruan
atau
#598marklee
Panduan Muatan
anda mungkin juga menyukai
Tiga Belas Misi ✔️ oleh mooniemakeu
43 bab Lengkap
"Kalau kamu benci dengan perpisahan, berarti kamu tidak punya hak untuk mengasihi pertemuan." "Kenapa gitu, Kak?" "Perpisahan ada karena eksistensi dari pertemuan. Jadi, bukankah kamu seharusnya membenci apa yang bisa membuat perpisahan itu muncul?" ••••• Mentari kira, jalan salah yang ia ambil adalah jalan yang terbaik. Jalan yang mungkin bisa membantu dirinya dan ayahnya keluar dari jerat kemiskinan. Namun, ternyata jalan itulah yang membuat Mentari dipertemukan pada sosok Bulan. Pemuda berwajah teduh yang dikenal dengan kalimat ajaibnya. "Lakuin sekarang, belum tentu lima menit yang akan datang kamu masih hidup." Tiga Belas Misi Menuju Kebahagiaan. Begitu Mentari menyebutnya. Khusus untuk Bulan, hanya untuk Bulan, pemuda baik yang tak lain adalah kakak tingkat di kampusnya. Namun, hari-hari yang mereka lalui demi menyelesaikan misi itu membuat semesta dengan lancangnya menciptakan perasaan baru di hati Mentari. Perasaan yang tak seharusnya tumbuh, terlebih jika itu tertuju pada Bulan. Apalagi ketika Mentari sadar, bulan lebih indah bersama bintang, bukan matahari. Ketika hati Mentari kian terluka dengan rasa yang tak mungkin terbalas, semesta justru menambah luka dengan rentetan kisah masa lalu yang terpaksa harus direka ulang. Lalu, kapan sekiranya semesta akan memberi tanggal yang tepat untuk kebahagiaan Mentari? ⚠️Mengandung kata kasar dan hal-hal berbau perundungan. Do not copy my story! Amazing cover by Dhiya Moon Started : 20 Agustus 2022 Finished : 08 Januari 2023
anda mungkin juga menyukai
Slide 1 of 9
Tiga Belas Misi ✔️ cover
Pelangi untuk Hujan(on going)  cover
VAGALDARA [TERBIT] cover
Memories in Moon cover
RAIN [END] cover
FISIO (Fisika × Biologi)  cover
Because I'm Stupid (End) cover
SELENOPHILE cover
Mentari Tanpa Sinar cover

Tiga Belas Misi ✔️

43 bab Lengkap

"Kalau kamu benci dengan perpisahan, berarti kamu tidak punya hak untuk mengasihi pertemuan." "Kenapa gitu, Kak?" "Perpisahan ada karena eksistensi dari pertemuan. Jadi, bukankah kamu seharusnya membenci apa yang bisa membuat perpisahan itu muncul?" ••••• Mentari kira, jalan salah yang ia ambil adalah jalan yang terbaik. Jalan yang mungkin bisa membantu dirinya dan ayahnya keluar dari jerat kemiskinan. Namun, ternyata jalan itulah yang membuat Mentari dipertemukan pada sosok Bulan. Pemuda berwajah teduh yang dikenal dengan kalimat ajaibnya. "Lakuin sekarang, belum tentu lima menit yang akan datang kamu masih hidup." Tiga Belas Misi Menuju Kebahagiaan. Begitu Mentari menyebutnya. Khusus untuk Bulan, hanya untuk Bulan, pemuda baik yang tak lain adalah kakak tingkat di kampusnya. Namun, hari-hari yang mereka lalui demi menyelesaikan misi itu membuat semesta dengan lancangnya menciptakan perasaan baru di hati Mentari. Perasaan yang tak seharusnya tumbuh, terlebih jika itu tertuju pada Bulan. Apalagi ketika Mentari sadar, bulan lebih indah bersama bintang, bukan matahari. Ketika hati Mentari kian terluka dengan rasa yang tak mungkin terbalas, semesta justru menambah luka dengan rentetan kisah masa lalu yang terpaksa harus direka ulang. Lalu, kapan sekiranya semesta akan memberi tanggal yang tepat untuk kebahagiaan Mentari? ⚠️Mengandung kata kasar dan hal-hal berbau perundungan. Do not copy my story! Amazing cover by Dhiya Moon Started : 20 Agustus 2022 Finished : 08 Januari 2023