Story cover for PHYTAGORAS [LEE JENO]  by jupiterhuman
PHYTAGORAS [LEE JENO]
  • WpView
    Reads 251
  • WpVote
    Votes 74
  • WpPart
    Parts 13
  • WpView
    Reads 251
  • WpVote
    Votes 74
  • WpPart
    Parts 13
Ongoing, First published Jun 21, 2021
"Kamu tahu kenapa aku suka banget sama phytarogas, Mbull? phytagoras mengajarkan aku bahwa sisi mereka yang saling bertolak belakang pada akhirnya tetap akan bersatu juga. Bahwa pada dasarnya manusia akan tetap bersatu dari banyaknya perbedaan yang tercipta. Bahwa pada dasarnya perbedaan perasaan yang sekarang ada, akan berubah sama ketika mereka kelak sudah tidak ada. Gak papa untuk sekarang perasaanku tidak terbalaskan, tapi aku bisa jamin di kehidupan selanjutnya dia hanya milik aku seorang." 

"Sekarang Bulan paham dan menyetujui opini kak Gino dulu. Bahwa perasaan yang sekarang tidak terbalaskan, akan terbalas ketika kita sudah di tinggalkan, bersama sejuta kenangan yang membuat Bulan terikat, bahkan ikut setuju kalau memang benar Bulan hanya di takdirkan untuk kak Gino seorang."
All Rights Reserved
Sign up to add PHYTAGORAS [LEE JENO] to your library and receive updates
or
#27kejujuran
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 8
DESPERATE (COMPLETED) ✔ cover
Epilog Tanpa Prolog cover
GrapicH [✔] JOHNTEN FML cover
[NCT DREAM] Seven Boys In My Life || arasweetstrawberry ✔ cover
Memories in Moon cover
FISIO (Fisika × Biologi)  cover
Golden Blossoms (End) cover
Bulol [NOMIN]✔ cover

DESPERATE (COMPLETED) ✔

45 parts Complete

#1-wattpad (20 juli 2020) "Ezhar--lo mau gak jadi pacar gue." Menggunakan pengeras suara Sifa berbicara di tengah lapangan sekolah menghampiri Ezhar yang tengah bermain basket. "Lo gila?" Bisik Ezhar, tatapan nya sudah tajam pada Sifa. "Lo bukan tipe cowok yang bakalan mempermalukan cewek di depan semua orang kan?" "Iya, kecuali lo gue gak peduli semalu apapun lo." Tegas Ezhar sudah ingin bergerak ke pinggir lapangan. "Zhar." Lirih Sifa putus asa memegang lengan Ezhar. Ezhar menghela nafas, ia kalah saat melihat mata Sifa yang memohon padanya. "Gue terima." Dia berbicara menggunakan pengeras suara yang dipegang Sifa. Setelah itu Ezhar membawa Sifa ke pinggir lapang, dengan sorakan riuh semua siswa yang melihat kejadian tadi. Tidak peduli sekeras apapun perjuangan dan usahanya, dia masih sangat tak terbayang bahwa hidupnya begitu malang. Untuk melepaskan diri dari situasi buruk, dia sangat membutuhkan kesempatan besar dalam hidupnya. Ketika putus asa menghampiri, satu kata yang terbesit yaitu nekat. #Mencari jalan keluar dari semua kesulitan. #Desperate #terimakasih telah lahir di dunia ini.