We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
PHYTAGORAS [LEE JENO]

PHYTAGORAS [LEE JENO]

  • WpView
    Reads 257
  • WpVote
    Votes 74
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jul 21, 2024
WpInfo
Fanfic
NCT
"Kamu tahu kenapa aku suka banget sama phytarogas, Mbull? phytagoras mengajarkan aku bahwa sisi mereka yang saling bertolak belakang pada akhirnya tetap akan bersatu juga. Bahwa pada dasarnya manusia akan tetap bersatu dari banyaknya perbedaan yang tercipta. Bahwa pada dasarnya perbedaan perasaan yang sekarang ada, akan berubah sama ketika mereka kelak sudah tidak ada. Gak papa untuk sekarang perasaanku tidak terbalaskan, tapi aku bisa jamin di kehidupan selanjutnya dia hanya milik aku seorang." "Sekarang Bulan paham dan menyetujui opini kak Gino dulu. Bahwa perasaan yang sekarang tidak terbalaskan, akan terbalas ketika kita sudah di tinggalkan, bersama sejuta kenangan yang membuat Bulan terikat, bahkan ikut setuju kalau memang benar Bulan hanya di takdirkan untuk kak Gino seorang."
All Rights Reserved
#164
manis
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BULAN (END)
  • Mentari Tanpa Sinar
  • GrapicH [✔] JOHNTEN FML
  • DESPERATE (COMPLETED) ✔
  • Because I'm Stupid (End)
  • SELENOPHILE
  • Epilog Tanpa Prolog
  • [NCT DREAM] Seven Boys In My Life || arasweetstrawberry ✔

Bulan sosok yang terlahir dengan sejuta kasih sayang, namun pada ahkirnya ia kehilangan sejuta kasih sayang tersebut. Takdir mempermainkan dirinya dengan baik, menyisakan kesedihan di dalam kehidupannya. Menyisakan goresan-goresan yang tidak ia ketahui kapan goresan tersebut akan menghilang, hingga ahkirnya membawa pemeran lain ke dalam kisahnya. Seorang pria yang terlihat dingin_Max. Keduanya hidup dalam permainan takdir yang sama, membawa keduanya kedalam hubungan yang sangat sulit untuk dipahami. Mengharuskan keduanya menjalani takdir agar mendapatkan ahkir dalam cerita keduanya, namun siapa sangka jika takdir akan kembali mempermainkan keduanya dengan tamparan yang lebih kuat lagi. Membuat semuanya kembali terluka dengan alasan yang sama. Takdir kembali berulah,,, "Mama menjebak aku?" Tanya Bulan dengan raut wajah yang tidak bisa di katakan lembut, raut wajahnya penuh dengan marah. "Sayang dengarkan Mama, Mama akan menjelaskan semuanya." Bujuk wanita paru baya_Vivi yang mencoba memegang tangan menantunya. "Jangan sentuh aku." Teriak Bulan sambil menangkis tangan mertuanya. "Jaga tingkah kamu. Dia Mamaku!" Teriakan pria itu begitu lantang dan hanya di tanggapi senyum kecewa oleh Bulan. "Kamu sama saja Max, aku sangat membenci kalian." Ucap Bulan dengan mata yang memancarkan masih memancarkan kekecewaan, tapi percayalah rasa kecewa yang ia rasakan kini lebih besar dari dari pada rasa amarahnya. . . . . Bulan & Max Selesai Revisi Jumat 13 November 2020

More details
WpActionLinkContent Guidelines