JANJIKU
  • WpView
    Reads 106
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Apr 26, 2022
Mengagumi dia seperti pelangi, memberi warna ditengah badai Butuh waktu lama untuk menyadarinya, saat hati telah lama mati tenggelam sirna. Mungkin ini akan jadi tulisan bucin, tapi biarlah saya menggambarkan kisah menemukannya Lewat puisi asal-asalan ini, berharap suatu saat dia dapat membacanya 🙏
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ketika Tulisan bercerita?
  • My Junior My Love ✔️
  • Your Hopeless
  • Jatuh Cinta Diam-Diam
  • KAMU YANG SANGAT AKU RINDUKAN
  • SasuHina - I Knew I Love You
  • Puisi 'tuk kau, Yang merindu
  • harapan yang pupus
  • Terjebak Nostalgia
  • My Poems!

begitu kelelahan mulai menyeruak, mengaduh suasana gelap berteman lagu sendu pilu, ku coba tuliskan segalanya tentang isi hatiku yang menolakmu ada dalam pikiranku lagi. ketika yang ku tahu bahwa sia-sia selama ini selalu berharap padamu. sia-sia untuk waktuku yang terbuang merindukanmu. ~ ketika aku diberi kesempatan memilikimu, tidak dengan waktu yang lama, senda gurau kita berubah diam. tak bertegur sapa layaknya tak pernah kenal sebelumnya. tak ada salam perpisahan, setidaknya berusaha membuat keadaan pahit itu menjadi manis sebelum kita benar-benar tak saling melihat lagi, Tidak ada! baru saja aku berusaha mengucapkan kata "sayang" padamu. barusaja aku menghapus kenangan lama. namun, kamu datang lagi dengan kisah yang sama. meski kadang aku merasa bodoh, dengan keistimewaan yang mengecewakan. aku cukup bahagia sempat, sekali saja, bersamamu. menghabiskan separuh malam kita bercerita ria lewat handphone. Terima kasih teruntukmu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines