Drown In The Deep Daydreem

Drown In The Deep Daydreem

  • WpView
    Reads 84
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jul 8, 2021
Hei semua ide-idemu itu sangat menakjubkan! Benar-benar murni dari imajinasimu 'kan? Yeah, inspirasi bisa datang dari mana saja. Bahkan saat meminum teh pahit sambil memandangi rupamu yang manis pun, aku mendapatkan secercah cahaya untuk menghancurkan tembok yang menghalangi keberlangsungan alur cerita. Biar aku tulis waktu detailnya, ok? Waktu itu hari rabu, tanggal 23 Juni 2021. Pukul 22.40 Seharusnya kau sudah tidur. Tapi kau malah berbuat nekat. Oleh karena itu, selamat malam. Selamat tidur dan jangan lupa untuk bangun kembali, ya?
All Rights Reserved
#6
multigenre
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cahaya [COMPLETED]
  • Party ✔ [Complete]
  • ALDEN(END)
  • Home | Jaewoo ✔
  • Maaf, Aku Terlambat END✅
  • End of a Day | SELESAI
  • Haruskah Mati? √PART LENGKAP [TERBIT]
  • Indigo Bobrok [SUDAH TERBIT]
  • Destiny [COMPLETED]
  • idol (end)

⚠️PERINGATAN!⚠️ CERITA INI DIBUAT SAAT AUTHOR BELUM MEMAHAMI BETUL BAGAIMANA KAIDAH PENULISAN NOVEL YANG BAIK. JADI BAGI KALIAN YG TETAP INGIN MEMBACA, HARUS SIAP MENGHADAPI BANYAK KECACATAN DI DALAMNYA. MOHON KRITIK DAN SARANNYA. SEKIAN. TERIMA KASIH. --- Dunia itu indah. Dunia itu menyenangkan. Setidaknya dua hal itu yang dapat aku yakini tentang dunia, beberapa tahun silam. Sampai suatu tragedi yang tak diinginkan terjadi, aku harus dijauhkan dari dunia itu. Terus dijauhkan. Sejauh-jauhnya. Bunda juga selalu berusaha menanamkan keyakinannya bahwa dunia itu kejam, dunia itu berbahaya. Ia terus mengingatkan tentang ini dan itu, tentang hal yang menurutnya akan mampu membuat keyakinanku goyah. Aku, dengan segala keterbatasanku sekarang, percaya, dunia tidaklah kejam. Ayahku juga pernah bilang : Jikalau dunia memang kejam, kenapa tidak dari dulu manusia dibinasakan? Kejam, bukan? Tapi kenyataannya apa? Masih banyak manusia hidup bahagia di luar sana. Masih banyak cinta-cinta bertebaran di setiap detiknya. Dari sana aku semakin yakin, akan ada banyak sekali hal yang bisa aku ambil dari luasnya dunia. Aku ingin sekali keluar. Aku ingin melihat dunia lebih detail, dunia yang telah tersia-siakan sejak tiga tahun terakhir. Dan jika aku sungguh bisa terbang bebas melihatnya, maka izinkan aku, Cahaya Aldebaran, gadis tunawicara ini membagikan kisahku pada kalian. Boleh, kan? Start at June, 25th 2018

More details
WpActionLinkContent Guidelines