Lust For Life : Seonghyeon × Ana

Lust For Life : Seonghyeon × Ana

  • WpView
    Lecturas 20,780
  • WpVote
    Votos 2,333
  • WpPart
    Partes 31
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación vie, oct 2, 2026
WpInfo
Fanfic
Hearts2Hearts
Universo Paralelo (AU)
Crossover
Banda y Grupo
Hidup Ana sangat berarti untuk Seonghyeon tetapi Seonghyeon tidak menyadarinya, dan begitu juga dengan Seonghyeon yang membutuhkan sosok Ana melebihi segalanya. ___________________________________________ [ Seonghyeon & Ana version ] [ 🎵 inspired by song : Lust For Life - Lana Del Rey ft The Weeknd ] [20/05/2026] [!] Non-Baku, Teenfiction, 18+ ©2026, by @perfyxion
Todos los derechos reservados
#1
eomhaegi
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • As If Fate Wrote Us
  • Love at School 🕊️|keonsuni|
  • TOUCH-ME-NOT [keonhyeon]
  • Possessive Male Lead
  • My Annoying Neighbor✔️
  • Case of Time [Keonsuni]
  • Given || Ju Jihoon
  • Obsession Overdose
  • Still With You
  • sincostan
  • A Name In The Paper
  • Your Daddy My Husband
  • Thank U, Next!
  • My Ex Has Become In Idol...(#Eomhaegi)
  • PAMENGKU | NOMIN
  • A House Between Us
  • Love In Class 101 [Cortis x H2H]
  • I'm Not Just a Figuran
  • Tokoh Pendukung Wanita
  • Rewriting The Villain (END)

An Alternative Universe of 안건호, 이안. All Rights Reserved © 2025 Mariposa. Pada temaram nabastala yang menjadi saksi bisu dua raga, sang pemuda memanggil dengan seruan yang menggoda, "Cinta!" Sang puan meradang dengan binar amarah yang menyala, Ia menyahut dengan ketus tanpa sisa-sisa rasa, "Apaan sih! Cinta Cinta, nama gua itu Acinthe!" Namun, Kaskara Ka El terkekeh melihat wajah yang merona. Ia menjawab dengan nada jenaka yang seringkali menyebalkan telinga. "Suka-suka gua, dong. Mau manggil Cinte, Cintu, Cinti, atau mau Cintaku sekalian?" Sepuluh tahun waktu telah melarutkan kebersamaan mereka, namun bagi Acinthe, tingkah pemuda itu tetaplah duri dalam tawa. Dengan sebal yang memuncak di sirah, Ia melayangkan tendangan ke tulang kering sang kawan tanpa sisa tenaga. Sang pemuda pun meringis menahan nyeri yang tiba-tiba, sementara sang puan mendesis tajam penuh prasangka, "Najis!" Di antara lembayung yang kian meredup di ufuk sana, interaksi penuh benci itu justru menyimpan getaran yang tak mampu terbaca. Tanpa mereka sadari, setiap gurauan dan rasa kesal yang bertahta, perlahan menjadi simpul yang kelak akan mencekik sanubari dalam diam yang tak bermuara. #1 Keonsuni: 14/06/26

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido