BROKEN STONE (Revisi)

BROKEN STONE (Revisi)

  • WpView
    LECTURAS 5,982
  • WpVote
    Votos 579
  • WpPart
    Partes 26
WpMetadataReadContenido adultoContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación jue, jun 4, 2026
Sumary "Kumohon kembalilah, Han. Aku merindukanmu!" bisik pemuda itu pada bingkai foto yang berada dalam genggaman tangannya. Dirinya tidak pernah menyangka bahwa gadis itu kini telah hilang dari pandanngan matanya. Karena semua kebodohannya, yang tersisa kini hanyalah sebuah penyesalan. Waktu pun tak akan berubah sesuai yang diinginkan. Kini terlambatlah sudah semua penyesalannya. Gadis itu tak akan kembali walau dirinya ingin. "Maafkan aku!" berkali-kali sudah hanya kata maaflah yang mampu terucap dari mulutnya. This my first LeviHan Fanfic Credit to the artist for cover Rate T semi M, jadi tolong ya untuk bijak dalam membaca! All character are belong to Hajime Isayama Warning! OOC, Hard Angst, Modern AU.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • I'm Gone Or You? {END}✔
  • Curtain Fall
  • Lukisan Terakhir [ ERURI ] ✔️
  • My Tsundere Levi [Levi X Reader] - Shingeki No Kyojin
  • Strawberry Shortcake [√]
  • MELLIFLUOUS BEAT I [LEVI X OC] I SHINGEKI NO KYOJIN
  • Human!Levi x Mermaid!Reader (Modern AU) | One Shot
  • CATTLEYA  [√]
  • Pancreas [Levi X Reader]

Levi merengkuh kedua sisi wajah ku, meminta ku untuk menatap dirinya. Nafasnya naik turun tersenggal. "Sekarang atau tidak sama sekali kau harus memilih." Aku menggeleng kuat beserta air mata yang meluncur membasahi wajah. "Tidak mau! Sampai kapan pun aku tidak ing-" "Bego! Baiklah. Kau memilih atau tidak, kau keberatan atau tidak aku sendiri yang akan memutuskan." Potongnya cepat. Ia mengikatkan alat 3DMG nya pada tubuh ku secepat kilat tidak memberikan ku waktu untuk menahan gerakan nya. Setelah selesai berkutat ia lalu kembali menatap ku. "Kembali." Aku menggeleng tetap keras kepala membuat Levi mengendus kesal lalu pada akhirnya ia membalikkan tubuhnya dan berjalan meninggalkan ku. "Levi! Levi!!" Teriakan ku tidak diindahkan nya, ia tetap berjalan menjauh seraya mengisi ulang senapan nya. Sialan! Aku harus apa? Aku yang pergi atau kau? Belum pernah para pembaca yang membaca cerita ini berhenti di pertengahan cerita. Para pembaca selalu membaca cerita ini bahkan ada diantara mereka yang bersedia menunggu author menerbitkan chap terbarunya. Warning!⚠ Cerita ini bisa berakhir sad atau happy

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido