amorra
  • WpView
    Reads 21
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jul 1, 2021
" angkasa jahat , Amora gak mau ketemu angkasa " ucap gadis yg telah menangis di ambang pintu "Amora kamu salah lihat sayang , dia yg duluan cium aku " ucap angkasa panik "tapi kau tadi menikmati sayang " ucap lyora dengan meraba² bahu angkasa "diam kau lyora kau yg menciumku secara tiba²" ucapnya sambil mendorong lyora "cukup sa lu udh buat adek gw nangis dan disakitin berkali² ! lu keterlaluan ! ayo dek kita pulang Abang gendong ya " ucap zergan mengendong adiknya pergi "gan gw mohon jagan bawa amora pergiii" ucap angkasa memohon namun tak dihiraukan zergan yg terus berjalan "amoraaaaaa " triak angkasa berlari mengejar namun dihadang oleh bodyguard yg Amora bawa tadi Amora seorang gadis yg cantik , yang memiliki mata indah dan pintar mempunyai Abang yg baik hati yang menjaganya seperti berlian , hi kehidupannya yg mewah walau sering di tingal ortunya pergi bekerja di negara tetanga Amora yg awalnya menyetujui hubungan bersama angkasa karna kasian malah Amoralah yg jadi sangat menyukai angkasa mau tau critanya cuss yu baca ! maaf kalo typo! maaf juga kalo misalnya critanya gak nyambung ini hanya crita fiksi!
All Rights Reserved
#35
sultan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Friendship In Love
  • How to Burn the Bad Boy (END)
  • Rara [ Proses Penerbitan ]
  • -NOW OR NEVER-
  • ARGLADIS
  • Essentialy Love (SELESAI)
  • AKSARA ( ON GOING )
  • LIEUTENANT RIYYADH ISKANDAR (End)
  • AILAH(END)✅
  • Gula - Gula

"Anisa hari ini kamu cantik buangetttt, pakek u tripel t lagi." Rayu Alif kepada Anisa. Anisa sama sekali tidak kebaperan atau ngeflay karena dia atau betul sifat sahabatnya, kalau ada maunya pasti memuji. Kebiasaan yang terhaqiqi. "Dari dulu."ketus Nisa dengan raut muka datar alias biasa-biasa saja. "Tapi sayang Tollloollll L nya tripel tripel." Kata Alif sambil menekan kata Tollol pada kalimatnya. "Loe tu yang begog, kalau gue gak tolol mana mau gue sahabatan sama Alien nyasar kaya loe." Jawab Nisa sambil menjitak kepala Alif saat kata Begog. Mereka memang sahabat yang konyol dan aneh. "Sialan loe." Melihat makanannya dan makanan Reza sudah habis, Alif berdiri untuk kembali. "Za ayo cabut, mbak min nanti yang bayar makanan Alif sama Reza Anisa ya. Soalnya dia baru ulang tahun." Setelah berbicara panjang lebar kali tinggi ditambah volume eh maksudnya setelah berbicara Alif langsung pergi sambil menjulurkan lidahnya ke arah Anisa. "oke." Jawab mbak Mina Uhuk-uhuk Mendengar kata-kata yang dilontarkan Alif, Anisa langsung kesedak saat minum. "Ati-ati dong kalo minum." "Alien, awas aja loe ya." Teriak Anisa kencang. Dia baru sadar kalau jadi sorotan mata para pengunjung lainnya. Tapi dia tetap tidak peduli. "Emangnya loe ulang tahun Nis? Bukannya masih lama ya?" Tanya Nafisya dengan nada polos. "Ya Allah kenapa engkau beri aku teman sepintar ini?" Mendengar dumelan Anisa, Nafisya hanya tersenyum kecil. "Alif itu lagi ngerjain gue." Dumel Anisa sambil berdiri merogoh sakunya. "Berapa mbak?." Tanya gadis itu kepada mbak Mina. "Sekalian sama Alif Reza kan?" Tanya mbak Mina. "Iya." Baca selengkapnya:")

More details
WpActionLinkContent Guidelines