Can Do It!!!

Can Do It!!!

  • WpView
    Reads 76
  • WpVote
    Votes 22
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jun 27, 2021
Prolog Teriakan kata-kata " terima-terima" sambil tepuk tangan terus terucapkan dari semua mahasiswa-mahasiswa yang melihat kejadian itu. Semua siswa tidak menyangka bahwa mostd wanted di universitas itu yang terkenal dengan sifat cuek dan cool itu mengatakan cintanya kepada Angle si cewe dingin dan cuek . Dian : Angle please....terima aku... Dian bertutur sambil berlutut di hadapan Angle dengan Memberikan bunga mawar yang sangat indah dengan harap Angle mau menerimanya. Dengan malas Angle menjawab Angle : gue gak terima,gue gak suka lo.... Kata Angle dengan suara datar dan dingin sambil memainkan HP, tanpa melihat kea rah dian yang berlutut di bawahnya yang melihatnya dengan harap.. Don't Copy This My Story..... 06/23/2021
All Rights Reserved
#458
mahasiswa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • See You After Midnight [END]
  • JEVANGAR (Sequel Zayyan Harquel) ✓ Terbit ‼️
  • MEMORIA (COMPLETE)
  • Kapan Lulus? [END]
  • The Cool & Possesive Kakel
  • JATUH GAK CUMAN SEKALI
  • Viona & Viola
  • Perfeck girl
  • My Absurd Lecturer [COMPLETED]
  • Love Motivation

[Reading List @RomansaIndonesia Oktober 2023 - Cerita Bangku Kampus] Hanya butuh waktu singkat bagi Linka Drisana untuk jatuh cinta pada Aldio Zefran Waranggana, seorang kakak tingkat dengan sejuta pesona. Bukan soal fisik belaka, melainkan diikuti pula oleh banyak hal-hal sederhana yang tak bisa Linka hiraukan begitu saja. Namun, sadar bahwa mereka "berbeda", yang dapat Linka perbuat hanyalah bersikap layaknya seorang pengagum rahasia. Setidaknya sampai Linka menginjak semester empat, di mana ia menyadari bagaimana semesta dan rencana tak terduganya mulai bermain peran. Diawali bertambahnya status Zefran sebagai sesama penghuni dalam naungan satu atap bangunan, hingga hari demi hari kisah di antara mereka terajut kian rapi selayaknya bayangan dalam angan. Semua terasa seperti mimpi hingga membuat Linka tak dapat mudah percaya, sampai keyakinan berhasil ia peroleh karena Zefran yang terus berupaya. Kendati demikian, pada akhirnya Linka tetap dihadapkan oleh fakta bahwa segala hal dalam hidup tidak melulu berjalan sesuai keinginan, serta bahagia yang sempat Linka rasakan boleh jadi memang hanya bersifat sementara. Dan, terkait dengan hal tersebut maka jalan terakhir yang dapat ditempuh hanya antara dua opsi: merelakan atau memperjuangkan? --- © January 2023 by Dinda Arula

More details
WpActionLinkContent Guidelines