ZARNOSA
  • WpView
    Reads 3,581
  • WpVote
    Votes 1,738
  • WpPart
    Parts 44
WpMetadataReadComplete Fri, Sep 3, 2021
"Kak, Aku rindu banget sama Ayah dan Ibu, Aku ingin Kita bersama-sama lagi Kak" rintih Rolan menatap Rida dengan mata nya yang mulai berkaca-kaca "Maafkan Kakak dek, Kakak belum bisa menjadi Kakak yang baik buat Kamu, tapi Kakak janji akan selalu menjaga mu untuk selamanya, Kakak janji pada Ayah dan Ibu untuk menjagaMu untuk selamanya, Apapun yang terjadi Kakak akan selalu didekatMu" air mata Rida mulai berlinang di pipi nya sembari memeluk adiknya "Kak, ini aku harus bagaimana?" pernah kehilangan sesuatu hal kecil ? tapi aku rasa itu mudah diganti dalam bentuk hal lain lalu bagaimana kalo yang hilang itu adalah sesuatu yang berarti dalam hidup kamu, suatu hal yang mungkin tidak tergantikan dalam hidup kamu, bahkan jika hal berharga dari mu itu hilang mungkin bisa membuat hidupmu hancur-sehancurnya ? ini sebuah Kisah sederhana yang diambil inspiratif seorang penulis muda yang telah melewati banyak pengalaman hidup yang belum seberapa dibandingkan pengalaman manusia pertama hihi_______✍ (Author : RhoulanDhamar)
All Rights Reserved
#86
september
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • F A K E ? [End]
  • AILY DAILY
  • SKY TRAPPED [END]
  • NOISY SOUL [Ongoing]
  • Javas Drexzer [END]
  • DEAL | Friend Into Lover| Lengkap✔
  • Jadi Baby?! [Lengkap]
  • REDIGUEZ FAMILY || END
  • DEAR MR.COLD
  • COOL BOY [COMPLETED]

[Follow sebelum baca] "Kamu dimana?" Rheva menatap lurus ke depan tepat dimana sepasang remaja saling bermesraan. "Aku di rumah, sayang" jawab seseorang di sebrang sana yang tidak lain ialah Alvaro sambil mengelus puncak kepala seseorang yang bersandar di bahunya. Yang tidak lain, ialah Agatha. Rheva tersenyum kecut dan berusaha menahan air matanya. "Madep belakang coba" Alvaro menyernyit bingung namun tak urung mengikuti perkataan Rheva dari sambungan teleponnya. Alvaro memalingkan wajahnya dan menghadap ke belakang setelah menyuruh Agatha untuk duduk tegap kembali. Alvaro terpaku saat melihat Rheva berdiri tidak jauh di depannya. Memutuskan sambungan telepon sepihak, Rheva langsung bergegas pergi saat Alvaro masih mematung di tempat. Begitu pun juga dengan sosok perempuan yang tadi bersama dan bermesraan dengan Alvaro. Alvaro masih terpaku di tempatnya karena tidak menyangka akan bertemu dengan Rheva di sini. Ah, lebih tepatnya dia ketahuan berbohong karena lebih memilih berjalan dengan Agatha dan mengingkari janjinya dengan Rheva. Saat ia ingin menyusul Rheva, sebelah tangannya di tahan oleh Agatha yang diam-diam tersenyum senang dalam hati saat melihat kedua mata Rheva berkaca-kaca tadi. "Mau kemana?" "Aku harus nyusul Rheva, Tha. Aku nggak mau dia berpikir yang engga-engga" "Kamu mau nyusul dia, dan ninggalin aku sendiri di sini?" Alvaro mengacak rambutnya frustasi karena bingung ingin menyusul Rheva atau meninggalkan Agatha sendirian di sini. Yang penasaran, yuk langsung baca aja. Jangan lupa follow, vote, comment sama share ya! #rank 1 in Fakboi [30 - 09 - 2021] #rank 1 in Umum [23 -10 - 2021] #rank 1 in Umum [30 -10 - 2021] #rank 1 in Fakboi [08 -11 - 2021] #rank 1 in Umum [11 - 11 - 2021 - 30 - 11 - 2021] #rank 1 in School [08 -12 - 2021] #rank 1 in Sahabat [18 - 12 - 2021] #rank 1 in Fakboy [12 - 01 - 2022] #rank 1 in Nangis [01 - 02 - 2022] #rank 2 in Friendship [12 - 03 - 2022] #rank 1 in Friendship [13 - 03 - 2022]

More details
WpActionLinkContent Guidelines