Tanpa Payung

Tanpa Payung

  • WpView
    Reads 106
  • WpVote
    Votes 43
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jul 21, 2021
-ON GOING!- Menunggu hujan bukanlah sebuah kepastian yang jelas. Kita tak tahu kapan hujan akan turun dan kapan hujan akan berhenti. Yang ada, ia datang sesukanya dan pergi tanpa memberi tahu kapan itu. Seorang gadis yang tak suka dengan hujan telah dibuat sadar oleh seorang lelaki pencinta hujan, bahwa hujan adalah suatu rahmat yang tak boleh dibenci, mengajarinya untuk bersyukur dan menikmati hidup ini. Gadis yang tak pernah mengukir senyum sedikit pun di wajah mungilnya, kini hadir seseorang yang mampu membuatnya mengukir senyum itu. Gadis yang tak pernah dapat kehangatan dari alam semesta, kini hadir seorang pemberi kehangatan. Bagaimana ia dapat membuat gadis ini untuk lebih menghargai hujan? Bagaimana cara ia dapat menghadirkan senyum indah pada wajah gadis itu? Bagaimana ia dapat memancarkan kehangatan untuk hidupnya? WARNING!!! Cerita ini murni karya saya sendiri dan tidak saya publish pada aplikasi lain atau semacamnya. Jika ada kesamaan cerita pada cerita-cerita yang pernah kalian baca, maka itu bukanlah kesalahan saya. Terimakasih.
All Rights Reserved
#100
payung
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Kembang Desa
  • Nakula
  • Salah Status
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Nala dan Mas Juragan
  • Candu Sentuhan Sahabat Hyper
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Prahara Lamaran [END]
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]

Tania Ivana Prameswari sudah punya segalanya: followers jutaan, endorsement melimpah, dan wajah viral di TikTok. Tapi sayangnya, satu hal yang belum bisa dia "beli" dengan popularitasnya adalah ... ACC dari Elio Pradipta Komara, dosen killer dengan wajah rupawan dan mulut sepedas cabe rawit. Mahasiswa fakultas hukum menyebutnya Mr. Komrad, bukan karena dia ramah, tapi karena gayanya yang otoriter, dingin, dan katanya ... hatinya sudah dicabut negara. Sialnya, Tania harus menyelesaikan skripsinya di bawah pengawasan Elio, sang algojo akademik. Tiap halaman direvisi, tiap argumen dicabik, tiap senyumnya dibalas datar. Tapi Tania bukan selebgram sembarangan, dia sudah bertekad lulus tahun ini, walau harus pasang infus atau jual semua skincare. Namun segalanya berubah ... saat Tania terjebak di dalam lift bersama Mr. Komrad. Yang ada hanya dua manusia dengan ego besar, tensi tinggi, dan... satu rahasia kecil yang bisa mengubah segalanya. Apakah Tania akan tetap membenci Mr. Komrad? Atau justru mulai melihat sisi lain dari dosen paling menyeramkan se-fakultas hukum?

More details
WpActionLinkContent Guidelines