Book of Moon Is Shining

Book of Moon Is Shining

  • WpView
    Reads 280
  • WpVote
    Votes 51
  • WpPart
    Parts 42
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Apr 26, 2022
WpInfo
Non-Fiction
Lambat waktu, akhirnya aku menemukan sendiri kesimpulan dan jawaban untuk menjawab semua pertanyaan-pertanyaanku. Ternyata aku hanya perlu menjadi diriku sendiri, dan menyayangi diriku sendiri, serta menghargai diriku selayaknya manusia. Meski orang lain tidak bisa sepertiku, yang pasti aku telah menemukan diriku yang sebenarnya, dan aku tak ingin aku kehilangan diriku untuk selamanya. Buku ini bertuliskan tentang bagaimana seseorang yang putus asa, tidak percaya pada dirinya sendiri, insecure, kehilangan arah, tak mengerti dengan dirinya sendiri, merasa bahwa ia terlalu kecil, dan yang sedang menemukan jati dirinya yang sebenarnya.
All Rights Reserved
#287
live
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ELEGANCE IN THE CHAOS
  • Kamu Milikku
  • Rumah Yang Kuciptakan Sendiri
  • Kamar Kosong 13 S2 [End] ✓
  • AKSARA LARA(END)
  • THE UNYIELDING  [END]
  • Manusia dan Coretannya [TAMAT] - Revisi
  • between love and edelweiss [CHIKZEE] {END}~

Dalam dunia yang kacau, seorang wanita memulai perjalanan penemuan diri, penyembuhan, dan kekuatan yang tenang. Elegance in the Chaos adalah eksplorasi mendalam tentang jiwa yang belajar berkembang di tengah badai kehidupan. Melalui patah hati, keraguan diri, dan pelajaran tak terduga, dia menemukan bahwa elegansi sejati bukan tentang kesempurnaan, tetapi menerima bagian diri yang berantakan dan indah. Buku ini mengajak pembaca memasuki dunia intim penulis, di mana setiap bab menjadi langkah menuju penyembuhan. Dimulai dengan pengakuan tentang tekanan hidup, pertempuran batin, dan topeng-topeng yang kita kenakan, sang penulis menghadapi perjuangan terdalam-patah hati, ketidakamanan, dan pencarian pengakuan-dan belajar bahwa cinta diri adalah perjalanan untuk merebut kembali kekuatan. Melalui cerita yang rentan dan refleksi yang memberdayakan, Elegance in the Chaos membawa pembaca dalam perjalanan emosional, mengeksplorasi tema melepaskan, menerima diri, dan kekuatan lembut namun tangguh. Ini adalah pengingat bahwa bahkan dalam masa tergelap, kita menemukan cahaya dengan menjadi diri sejati. Dengan bab-bab seperti Retak yang Membentuk Cahaya, Aku Tidak Perlu Dimengerti Semua Orang, dan Mencintai Tanpa Kehilangan Diri, buku ini bukan sekadar kata-kata, melainkan tempat perlindungan, di mana pembaca menemukan kenyamanan dan kekuatan. Setiap halaman mengingatkan kita bahwa penyembuhan, meskipun lambat dan berantakan, sangat berharga. Dalam bab terakhir, penulis menerima kekacauan hidup dan mengundang pembaca untuk melakukan hal yang sama. Ini adalah perjalanan yang terus berlanjut-tentang menjadi, bersinar dengan tenang, dan memilih untuk berkembang meskipun dunia runtuh. Elegance in the Chaos adalah untuk mereka yang dalam perjalanan penyembuhan, yang butuh izin untuk menjadi lembut, rentan, dan menerima kekacauan indah dalam hidup.

More details
WpActionLinkContent Guidelines