Nous avons mis à jour nos Directives du Contenu.
Consulte les dernières directives pour continuer à partager des histoires en toute sécurité.
En savoir plus 
[1] Promise || BBH [HIATUS]

[1] Promise || BBH [HIATUS]

  • WpView
    LECTURES 59
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Chapitres 4
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication mar., avr. 18, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
Sebenarnya aku tidak ingin terlalu banyak berharap dengan manusia. Karna mereka hanyalah manusia biasa yang tidak selalu bisa menepati janji. T-tapi Bolehkah aku berharap dengannya, Tuhan? Hanya dia. Satu-satunya manusia, yang ingin kuharapkan. Byun Baekhyun. Aku tidak ingin dia meninggalkanku, apapun alasannya dia tidak boleh meninggalkanku. Bukankah dia sudah berjanji tidak akan meninggalkanku. "Stay with me, please!" Ucapku menatap matanya dalam Dia tidak menjawab perkataanku, dan aku takut dia akan ragu menjawab, apakah Baekhyun akan berjanji denganku? Tapi tidak lama setelah itu dia menganggukkan kepalanya. Hatiku terasa menghangat. "Promise?" "I'm Byun Baekhyun, promise stay with you. Kim Eun Young" Ucapnya mantap disertai senyuman simpul Apa Baekhyun bisa menepati janjinya? Janji ditengah langit yang terang. Apa, apa dia akan selalu bersamaku. Apapun yang terjadi dia harus selalu bersamaku. Hanya Baekhyun, Tuhan. Hanya dia satu-satunya harapan. Harapan tentang kebahagiaan.
Tous Droits Réservés
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Destiny.
  • 𝐃𝐀𝐃𝐃𝐘 [𝐇𝐄𝐄𝐇𝐎𝐎𝐍 𝐀𝐑𝐄𝐀]
  • Friends | TXT
  • Forever Alone (Sudah Terbit)
  • Floral & Fading ✦ Yeongyu
  • FEARLESS || JAYISA
  • OUR PROMISE
  • It's Okay, I'm Here [Yeongyu]
  • Patience ✔
Destiny.

Setiap orang pasti punya sekeping harapan kebahagiaan dalam setiap detik hidupnya. Namun aku tidak dapat menggenggam harapan yang hinggap. Harapan itu selalu lolos dan bahkan tidak bisa terpeluk. Gagal. Kupikir begitu. Tuhan tidak kejam. Tuhan telah membuat takdir, hanya saja aku tidak sabar untuk segera memeluk harapan itu menjadi sebuah takdir. Tentunya takdir bahagiaku. Khususnya kebahagiaan yang hinggap di setiap detikku kini, aku yang membuatnya. Ntah ini memang takdir atau apa, aku merasakan Tuhan memelukku erat lalu berbisik "berbahagialah". -pjr

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu