DECALCOMANIA HE❤ART IN DAEGU

DECALCOMANIA HE❤ART IN DAEGU

  • WpView
    Reads 11,645
  • WpVote
    Votes 125
  • WpPart
    Parts 36
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Aug 30, 2021
Cerita ini merupakan kelanjutan dari cerita 'BUSAN, LOVE AFTER GI' dan 'ASSALAM'MUALAIKUM MY S(e)OUL, WA'ALAIKUM SALAM SARANGE'. Di sarankan untuk membaca kedua cerita tersebut terlebih dahulu sebelum membaca cerita ini. Aku yang datang dengan senyuman. Aku yang dengan ramah menyapa mu. Aku yang menawarkan warna warni dalam hitam dan putih mu. Dan aku yang membiarkan mu menempatkan ku disisi terdalam hati mu. Namun kini, Aku yang meleburkan senyum mu. Aku yang menyalakan api kesunyian di hati mu. Aku juga yang memudarkan sejuta warna di dalam hidup mu. Aku tau kau terluka. Aku tau kau kecewa. Mungkin saat ini kau pun telah mati rasa. Tapi aku pun tak berdaya. Simfoni hujan tentang sepercik kenangan. Melodi musim semi dalam setangkai memori, Menjelma nyata dipelupuk mata di penghujung musim dingin. Secarik wajah masalalu yang tersimpan rapi direlung hati paling tepi, Kembali hadir menyemaikan hangat mentari pada setiap gigil yang memeluk rindu ku dan menjadikannya gelisah. Maaf, karena Decalcomania hati ku telah melukaimu. Aku tau ribuan kata maaf tidak lagi berguna untuk mu. Maaf, namun Decalcomania hati ku telah terjadi di Daegu. Bahkan tanpa aku menyadarinya.
All Rights Reserved
#330
aulia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • RUMAH KECIL ITU by : Plavana
  • laut yang membawanya pergi (END) ✓
  • Cuaca
  • MISSION TO GET HIM - HAEWIN
  • Kisah Klasik Dua Bulan Terakhir
  • Carnation 🌸
  • MY BELOVED STAR (Discontinued)
  • Laskar Pemimpi || NCT Dream (on going)
  • • EUTANASIA •
  • East sky first love

FOLLOW : @wattpad_plavana03 [Janlup follow dan vote ya! Biar tau kalau update cerita terbaru] Untuk kita, yang dipaksa ikhlas ketika sesak, dan dipaksa mati dalam cerita sendiri. "Kemana perginya mereka?" "Pergilah disaat kamu senang, dan datanglah disaat kau membutuhkan cahaya. Sama seperti bintang yang menerangi langit gelap, disaat rembulan tak kunjung datang." -Elektra Pramoedya. "Semua manusia itu egois. Yang membedakannya hanyalah kadarnya" -Xayara Rayana Deamore. "Dunia itu baik. Bagai tokoh yang memakan hal buruk dalam diri manusia. Namun, aku adalah makanan yang membuat tokoh itu alergi." -Eunio Astrazna Reberturs. "Aku adalah rembulan yang akan menerangimu dengan bentukku yang berbeda." -Adarano Hwenzania Qwertynus. HIGHEST RANK : #1 in Pramoedya #1 in Rumah Kecil

More details
WpActionLinkContent Guidelines