My Husband!

My Husband!

  • WpView
    Reads 2,513
  • WpVote
    Votes 153
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 4, 2022
My Husband! Menceritakan tentang kisah perjalan kisah kasih dari perjodohan yang alibi sebagai keinginan seseorang yang sudah tiada. Menjalani dengan hati yang selalu di tabah kan. Berusaha menguatkan diri sendiri menghadapi sang suami. Memiliki suami yang berbeda dengan pria umum lain. Memiliki kelainan mental. Tapi sehat psikis. Mencoba untuk selalu ada di samping suami kala suka dan duka. Akankan si suaminya itu mau terbuka dengan istrinya. Mulai: 30/06/22 Selesai: masih lama~ z.xlyaa
All Rights Reserved
#461
pendiam
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Surat tak berbalas
  • Ketua Kelas My Wife
  • May I Love You?
  • Love Suamikkk (END)
  • Special Husband
  • INTAN (Cerita Pendek - End)
  • EDAMAME [TAMAT]
  • Yes! Mr. Husband | TERBITβœ“
  • Substitute Bride [End]
  • Adikku Jodohku (END)

menceritakan tentang perjuangan seorang wanita bernama ayu yang dalam kehidupan karirnya bias dikatakan sebagai wanita karir yang sukses. Namun, sayangnya hingga usianya yang paruh bayah ia belum juga memiliki suami hingga akhirnya ia harus tinggal seorang diri dirumah almarhum orangtuanya. mengisahkan kisah hidup ayu yang dimulai dari ia diserang penyakit yang aneh yang tak seorang pun tahu apa penyakitnya itu hingga akhirnya calon suaminya pun menikah dengan wanita lain disaat ia berjuang melawan penyakitnya. Namun ia begitu susah melupakan pria tersebut walau sudah banyak lelaki yang datang padanya dan melamar pada orangtuanya namun tak satupun yang berhasil menjadi suaminya hingga akhirnya sang ayah meninggal dunia. Seluruh keluarganya menyalahkan ia atas kepergian sang ayah namun ia tetap sabar. Waktu terus berlalu hingga akhirnya usianya tak muda lagi. Ia mulai didahului oleh sang adik-adiknya untuk menikah bahkan keponakannya sendiripun sudah menikah. Waktu tak dapat ditahan akhirnya sang ibu pun meninggal dunia. Sejak kepergian ibunya ia tinggal seorang diri dirumahnya. Sejak saat itulah ia mulai merasakan getirnya hidup yang ia jalani apalagi tatkala ia sedang di uji dengan berbagai macam penyakit. Berualang kali harus dirawat dirumah sakit dan berulang kali pula pisau bedah membelah bagian tubuhnya. Keluarganya nyaris tak mempedulikannya. Walau ia hidup penuh kesuksesan dalam materi namun ia miskin kasih sayang. Tetapi ia tetap sabar dan berusaha kuat menjalani hidupnya. Ia yakin bahwa Allah sudah mempersiapkan kado yang indah untuknya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines