Hello Masa Depan

Hello Masa Depan

  • WpView
    Reads 14
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jun 24, 2021
Naya, Aya, Nay. Itulah nama panggilan yang diberikan keluarga dan teman kepadaku. Aku duduk dibangku SMA, kelas dua. Aku punya kedua orang tua, yang bisa dibilang selalu mengatur semuanya tentang ku. Mereka melarang ku bergaul dengan siapapun.Tak heran jika aku dikenal sebagai anak cupu. Aku juga punya seekor kucing, kuberi nama Flyy. Aku ingin punya orang tua seperti teman- teman ku yang lain. Aku ingin bebas. Hingga mimpi itu datang. ================================ Hallo, hai hai !!! Sebelumnya mau cerita sedikit. Ini pengalaman pertamaku menulis sebuah cerita, jadi apabila ada kesalahan seperti salah ketik, salah penggunaan kalimat, salah tanda baca, salah ejaan atau apapun itu. Mohon dibetulkan, terimakasih. Mohon maaf juga apabila cerita ini aneh dan gajelas ・◡・ Itu saja, makasiii Selamat membaca, semoga suka !! ♡
All Rights Reserved
#304
strictparents
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DIA ADALAH NAJA
  • the secret of puppy S2 [lilynn]
  • TERPAKSA MENIKAH DENGAN BADBOY ( ORINE )
  • GRIZLEN {On Going}
  • THAT'S MY IDOL (orinee😋😋)
  • Untuk Dua Merpati Hebatku
  • Sweetest Home [NA2]
  • PENA ASMARA | TAMAT✅
  • You Are Not Alone [ORINE] END

*** Aku Nasya Anindya Arkana. Lebih mudahnya, sebut saja Naya. Hari ini adalah hari kelulusanku, setelah kurang lebih empat tahun lamanya aku menempuh pendidikan strata satu di kampus yang ada di ibukota provinsi. Aku satu-satunya anak orang tuaku, maka dari itu sifatku sedikit manja, tapi aku juga mandiri kok. Papaku adalah Papa Arkana, beliau pemilik salah satu perusahaan yang bergerak di bidang properti. Kalau Mama, namanya Gayatri. Agar lebih mudah mengingatnya, sebut saja Mama Iyat. Beliau adalah istri Papa, Mamaku. Mama gak kerja, karena yang kerja anak buahnya. Mama punya beberapa butik di beberapa kota, salah satunya di kota tempat tinggal kami sekarang. Ah iya, aku hampir lupa. Aku juga punya seorang kekasih, dia dua tahun lebih tua dariku. Dia anak dari sahabat Papa. Kami bertemu sejak aku berusia delapan belas tahun, ya benar, saat aku menjadi mahasiswa baru di kampusku. Kekasihku itu dulunya seorang presiden mahasiswa, aku beruntung karena bisa mendapat banyak pelajaran darinya. Kebetulan kami juga mengambil jurusan yang sama, jadi jika aku tidak paham dengan mata kuliahku, dialah yang membantuku dan menjelaskan ulang hingga aku paham. Hubungan kami sudah berjalan sekitar tiga tahun. Lalu satu tahunnya bagaimana, bukankah aku kuliah selama empat tahun? Ya, satu tahunnya adalah masa pengenalan, pendekatan dan perkelahian. Hampir setiap hari dia mengusiliku, katanya agar aku selalu mengingatnya walaupun yang kuingat hanya tingkahnya yang mengesalkan. "Naya, kamu sudah bangun nak, cepat siap-siap" ucap Mama Iyat dari luar kamar. "Iya Ma, ini mau siap-siap" sahut Naya. Naya menutup laptopnya setelah mengupload beberapa kata yang barusan dia ketik disana.

More details
WpActionLinkContent Guidelines