Valora || Hiraeth

Valora || Hiraeth

  • WpView
    Reads 33
  • WpVote
    Votes 19
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Mar 5, 2025
Lora selalu berusaha keras untuk membuat Nic tersenyum tak peduli balasan apa yang ia terima, entah itu kata-kata pedas, Geraman, ataupun sentakkan. Lora menerima itu karena bukan hanya untuk kerajaannya melainkan juga perasaannya. bohong jika Lora bilang tak senang saat Ibunya bilang dirinya akan dinikahkan dengan Pangeran Nic. Pangeran tampan dari kerajaan Atas itu selalu bisa menghipnotis Lora dengan matanya. tapi Lora juga sadar mata pangeran Nic bukan hanya menghipnotis dirinya untuk terpesona tapi juga bisa membuat dirinya terjerumus dengan rasa sakit yang kapan saja bisa ia dapat. "Bunuh mereka kecuali dia!" Raja menunjuk Lora yang sedari tadi menangis sesegukan sambil bersimpuh di depannya. "Biarkan dia hidup dengan penuh penderitaan." katanya dengan kejam. Walau tahu raja sedang berbicara padanya tapi Lora justru menatap dengan penuh permohonan pada Nic. Lora masih berharap agar lelaki es itu untuk terakhir kalinya mau membantu dirinya. "Nic, lihat aku." lirihnya. Nic menatap datar seperti biasanya ke arah lapang luas tak peduli dengan derai air mata permaisurinya itu. *** "Aku pikir Nic gak mau tolong aku." ujar Lora tersirat kesedihan dalam ucapannya. gadis itu menunduk takut menatap lelaki yang baru saja masuk ke dalam kamarnya. "Nic? Pacar baru hmm?" Lora mengangkat wajahnya memandang sosok yang berdiri di samping ranjangnya. Lora yakin wajah itu milik pangerannya.
All Rights Reserved
#580
kerajaan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • CENGKRAMAN DIRGA'S
  • Never a Happy Ending - NaNoWriMo2024
  • The Cursed Prince
  • My Queen from Southern Sea
  • Love that grows in the kingdom
  • Pangeran Kegelapan
  • Bukan salahmu
  • The Salem Princess (End✔️)
  • Unforgettable (𝐄𝐍𝐃)

"Mana anak gue! mana! Bentak Dirga tepat didepan wajah cantik nadin yang tangannya kini ia cengkram. "Lepasin tangan gue! pekik nadin. "Enggak,sampai loe jawab dimana anak gue.Ucap Dirga "Mana?lagi lagi dirga kembali membentak dengan kasar. Tawa hambar terdengar dari mulut nadin yang masih setia berdiri dihadapan Dirga,sebab tangannya masih di cengkram kuat oleh Dirga. "Anak?Sekarang loe tanya keberadaan anak loe! "Anak loe udah mati!Mati!!!! teriak nadin. "Plakkkk!!! Dirga menampar nadin "Jawab gue dengan jelas! Teriak Dirga. "Anak loe udah mati,gue keguguran!!!! puas loe! pekik nadin sembari menghempas kasar tangan Dirga,lalu ia berlari meninggalkan Dirga yang berdiri kaku ditempatnya. Seketika tubuh Dirga luruh ke tanah,seakan kaki nya lemas bak tak ada penopang. Namun,ia kembali mengejar Nadin,hingga.... ****** #MOHON BIJAK DALAM MEMILIH BACAAN. #MENGANDUNG UMPATAN KASAR,MAKIAN,DAN SEDIKIT UNSUR DEWASA. #JANGAN LUPA VOTENYA YA.... *****HAPPY READING******

More details
WpActionLinkContent Guidelines