Story cover for RAYHAN  by asupanhati_
RAYHAN
  • WpView
    Reads 493,934
  • WpVote
    Votes 59,923
  • WpPart
    Parts 45
  • WpView
    Reads 493,934
  • WpVote
    Votes 59,923
  • WpPart
    Parts 45
Ongoing, First published Jun 23, 2021
Melihat mata Rayhan berkaca-kaca Salsa semakin heran, ada apa dengan cowok didepannya itu? Ada yang tahu? 

"Kenapa sih? Lo ada masalah?"

"Kamu Salsa bukan lo," ujar Rayhan lagi. 

"Fine! Kamu ada masalah?"

Rayhan mengangguk pelan. "Mau cerita?"

Rayhan kembali mengangguk, "sambil peluk."

"Hah?"

Salsa sungguh tidak habis pikir, ia menelan salivanya lalu menatap Rayhan intens. Kepribadian ganda fix!  Batin Salsa. 

"Mau peluk Salsa!" ujar Rayhan setengah merengek. 

Salsa pasrah, ia merentangkan tangannya yang disambut semangat oleh Rayhan. "Cerita, punya masalah apa?"

"Salsa gak mau pake aku-kamu, Salsa pake lo-gue mulu, Ray gak suka!"

"What?"
All Rights Reserved
Sign up to add RAYHAN to your library and receive updates
or
#3562021
Content Guidelines
You may also like
ARLEA || Arlo • Hillea - END  by irmaramadhani873
59 parts Complete
[Jangan lupa follow sebelum membaca] [Setelah membaca jangan lupa memberi vote dan komentar agar author semangat melanjutkan cerita berikutnya] ••• Hillea mahella ... seorang gadis cantik namun suka membuat masalah disekolah SMA Garuda Indonesia. Kebiasaan Hillea ini membuat para guru yang ada disekolah SMA Garuda Indonesia itu kewalahan dalam menghadapi sikap Hillea yang suka membuat masalah disekolah itu, sampailah guru yang paling muda yang ada disekolah itu pun turun tangan dalam menghadapi sikap Hillea ... Guru itu bernama Arlo liano. Arlo liano mengajar disekolah itu sebagai guru sosiologi sekaligus turut membantu guru - guru SMA Garuda Indonesia dalam menghadapi sikap Hillea. "Jadi ... papa sama mama dan pak Veno lalu bu Nida setuju, jika kamu sama Arlo kami jodohkan" Perjodohan!? Hillea benar - benar tak terima pada saat dirinya dijodohkan oleh guru yang suka mengaturnya disekolah, yakni Arlo liano ... Guru yang benar - benar Hillea tak suka dan membuatnya kesal setiap harinya disekolah. "Kalian melakukan hal yang seharusnya kalian tidak lakukan? Arlo, Hillea" Hanya kejadian satu hal yang membuat pernikahan Hillea maupun Arlo menjadi dipercepat, kejadian apakah yang membuat pernikahan Hillea dan Arlo menjadi dipercepat? Sama - sama memiliki rasa trauma terhadap cinta, Hillea yang memiliki trauma dengan perselingkuhan ... sementara Arlo yang memiliki trauma dalam mencintai seseorang. Bagaimana kisah ARLEA (Arlo dan Hillea) ini berjalan? Apakah sesuai dengan apa yang diinginkan atau tidak? Saksikan selengkapnya hanya dicerita ARLEA By : irma ramadhani DILARANG PLAGIAT!! HASIL CERITA MURNI DARI PIKIRAN!! ⚠️⚠️⚠️ Awal cerita = 24 september 2023 Akhir cerita = 2 Agustus 2024 Rank 🏆 1# Arlea (15 - 06 - 2024) 2# Arlo (15 - 06 - 2024) 2# Perjodohan (19 - 03 - 2024) 4# Perjodohan (19 - 03 - 2024) 2# Baper (19 - 03 - 2024) 9# Perselingkuhan (19 - 04 - 2024) 7# pertengkaran (26 - 09 - 2024) 9# pertemanan (16 - 10 - 2024)
You may also like
Slide 1 of 10
Reyhan dan Arsya [Completed] cover
Oh My Killer Teacher (END)  cover
ARLEA || Arlo • Hillea - END  cover
SALSABILLA ( END ) cover
RAMA EBIGA  cover
Maybe Not You (TAMAT) ✔ cover
Salsaka [End] cover
Salwa&Salsa |BFF✅[REVISI] cover
 Benci Jadi Cinta {END} cover
Suamiku Bad Boy ✔ [SELESAI] cover

Reyhan dan Arsya [Completed]

57 parts Complete

[Sequel Chatting With Reyhan] 🌞 Disarankan untuk membaca cerita Chatting With Reyhan terlebih dahulu🌞 Reyhan tidak suka dengan orang yang berbicara seperti burung beo, alias berisik. Reyhan lebih suka ketenangan, rumput hijau dengan langit biru sebagai peraduan, sangat menyenangkan. Tapi anehnya, dia memilih pacar dengan suara super berisik yang memekakan gendang telinganya. "Oh, iya. Arsya hampir lupa. Erm, Arsya pengen martabak, Reyhan tolong beliin yah. Di rumah sepi, mana Arsya laper, lagi. Tolong beliin Arsya martabak yah Reyhan." "Hanya itu?" "Iya, Reyhan. Nanti anterin ke rumah Arsya yah, martabaknya." "Iya." "Makasih, Reyhannya Arsya." "Iya." "Kok iya-iya mulu sih, jawabnya." protes Arsya. "Terus? Mau jawab apalagi?" "Nggak tau, terserah Reyhan lah." Arsya mencebik kesal. Pasalnya, kalimat yang ditunggu-tunggunya tak kunjung hadir di indera pendengarannya. "Kok Reyhan malah diem sih, jangan bikin Arsya kesel deh. Reyhan tuh yah--" Tut... Tut... Tut.. (Gambar cover diambil dari google)