Save Me Please [END]

Save Me Please [END]

  • WpView
    Reads 13
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Aug 12, 2021
Harusnya aku membencinya. Tapi ternyata hanya ia yang saat ini rela berkorban untuk diriku. Ialah Riko, laki-laki yang selalu berada disampingku, menjagaku, dan membuat diriku istimewa. Meskipun begitu, ternyata benar kata orang, "cinta tak harus memiliki". ___________________________ Hello, bagi yang suka cerita pendek bisa baca cerita ini yaa :) jangan lupa vote dan follow dulu supaya berkah bacanya :D Note : Di dalamnya terdapat adegan kekerasan, yang ga suka boleh skip tapi kalo mau lanjut boleh banget. Semoga suka dengan tulisanku "Save Me Please" 2016 Copyright © Nuraisyah
All Rights Reserved
#527
sekolahan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Is LOVE
  • Kelas A [End]
  • No Longer Mate
  • Sosiologi Cinta (TAMAT)
  • Alex(A)
  • Terjerat obsesi Yandere
  • KISAH
  • FAJAR [Tamat]
  • SKALA (Reana) COMPLETED
  • THE MAN IN SUIT
Is LOVE

Apa itu cinta? Apa dia berwujud? Atau tidak? Kenapa jika mencintai seseorang harus jantung yang merasakan debarannya. Tetapi... jika terluka bukan hanya jantung yang tersakiti, namun hatipun ikut juga merasakannya. *** Debaran jantungku terasa begitu kencang saat seorang siswa laki-laki dengan aura ketampanan yang mampu membuat para siswi diSMA-nya berteriak mengaguminya. Dia jatuh hati terhadap siswa laki-laki itu. Dia selalu berada dibelakang laki-laki itu seperti penonton yang membawa poster besar sambil berteriak mendukung kesuksesan dalam pertandingan itu. Aku ingin menghampiri dia. Tetapi... aku takut kalau dia bukan malah menerimaku tapi malah menghujaniku dengan semua hinaan pedas yang keluar dari mulutnya. Ya, memang aku tau posisiku di sini. Gadis berkaca mata dengan bermodal baju kebesaran yang ditemani rok SMA-nya yang ikut juga kebesaran. Culun, cupu, kuper, dan sangat dekil. Bagaimana tidak dekil. Rambut yang seperti jarang ditata alias semrawut kalo orang jawa bilang dan juga, sepatu yang usang. Sungguh pas jika ia pantas diasingkan oleh siswi-siswi lainnya. Hufttt.... Helaan nafasku dengan mulai memundurkan gerak kakiku ke belakang untuk segera pergi dari hadapan keramaian siswi-siswi lainnya yang mengagung-agungkan laki-laki yang membuatnya jatuh hati. 'Menyukainya dan dibalas rasaku memang tak pantas untuk kugapai. Mungkin dengan mengaguminya dari belakang sudah cukup pantas bagiku.' -IS LOVE

More details
WpActionLinkContent Guidelines