JUSTIN & SAYKA.

JUSTIN & SAYKA.

  • WpView
    Reads 306
  • WpVote
    Votes 27
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 3, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
"Kalo ada cowok yang bisa buat gue cinta sama dia, gue janji bakal teriakin namanya diatas gedung Sekolah!" JUSTIN adik kelas, cowok populer ketua geng ternama disekolah sekaligus menjabat ketua kelas. Suatu hari berjanji pada teman- temannya, akan meneriaki nama cowok yang bisa membuatnya sampai jatuh hati. Dam setelah itu, tanpa disangka. Ia terjebak oleh musuh, dengan meminum minuamn yang sudah diberikan obat penumbuh Hasrat keminumannya. karena nggak bisa ngendaliin nafsunya, dia nggak sengaja hampir melecehkan kakak kelasnya sendiri SAYKA. cowok yang Imut, berwajah Cantik, kalem, bahkan kebanggaan sekolah.i hingga, suatu saat Sayka Hamil. namun, kisah cinta mereka selalu mendapat cobaan dan masalah bertubi-tubi. Mpreg,Yaoi,BL,BXB,GAY,HOMO. Bagi yang pobia Homo! Diharap jangan membaca cerita ini! Cast from Pinterest.
All Rights Reserved
#2
cowokhamil
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hurt To Love You
  • Gw Hamil ?! ✔️
  • D.Y.H (Jaeyong) - (COMPLETED)✓
  • Bound「✓」
  • ||My President School||
  • 𝐃𝐚𝐝𝐝𝐲 [Nomin] END

Mpreg Gay story Homophobic ? Gak usah baca ! Highest rank #122 in romance •-•-•-•-•-•-•-•-•-•-•-•-• "Bagaimana kalau terjadi apa-apa denganku ? Apa kau masih mau denganku ?" Ucapku dengan pelan. Aku berusaha menatap tepat dimatanya. "Tentu saja aku akan menerimamu." Aku tersenyum mendengar jawabannya. Semoga ucapannya benar. "Ba-bagaimana jika aku hamil ?" Ucapku gugup sambil kuelus perutku yang masih rata. "Hamil ? Hahaha kau seorang pria." Apa di tak percaya padaku ? "Aku serius. A-aku hamil." Kuserahkan sebuah map padanya. Itu adalah sebuah bukti yang sangat kuat. "Kau gila ! Aneh ! Tidak mungkin kau... argh ! Bagaimana bisa ?!" Dia membanting map yang kuserahkan padanya. Dia pergi. Meninggalkanku dengan hati yang cukup sakit. Ternyata benar. Ucapannya barusan salah. Dia tidak menerimaku.

More details
WpActionLinkContent Guidelines