Not Insecure (On Going)

Not Insecure (On Going)

  • WpView
    Reads 564
  • WpVote
    Votes 185
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jul 11, 2021
"Kan gue selalu ngingetin lo buat rajin pake krim malem, sama jangan bergadang!!! Kenapa lo ga denger??? Skincare mahal yang kemarin gue beliin kenapa ga lo pake, Itik?!!" "Ngapain pake skincare-an kalo lo aja udah menerima gue apa adanya." "Gue menerima lo apa adanya karena lo sahabat gue!!" "Cih! DASAR GENGSIAN!!!!" Arjuna Laksamana Putra, dia sahabat gue. Cowok tampan yang kesehariannya hanya membuat masalah sama gue. Tingkah usil dan bobroknya itu selalu ingin gue geplak wajah tampannya. Juna bukanlah seorang bad boy yang ahli tawuran, dia cuman cowok yang hobi skincare-an dan buat baper anak orang. Bagi Juna, penampilan wajib di nomor satukan. Sifatnya sangat berbanding terbalik sama gue yang sama sekali gak pernah memusingkan hal itu. Gue sih gak mempedulikan soal penampilan, karena Juna bisa menerima gue apa adanya. Dia memang sahabat terbaik gue. Apa benar kita hanya sebatas sahabat? Sedangkan segala perhatian dia seperti menunjukkan kalo gue ini pacarnya? Yok baca kisah gue:" Siapa tau abis baca ini lo langsung dapetin cowok kayak Juna:) - Cantika Arabella
All Rights Reserved
#15
goodlooking
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Na!
  • 𝐎𝐁𝐒𝐄𝐒𝐒𝐈𝐎𝐍 [ 𝚂𝚕𝚘𝚠 𝚄𝚙𝚍𝚊𝚝𝚎 ]
  • Because I'm Stupid (End)
  • ARAKHA
  • CANTIKA
  • Penuaan (Dini) Arlea ✅
  • ANTAGONIS MOTHER || REVISI
  • [BL] Sudden Omega
  • Love Letters [END]
  • Pretty Careless
Na!

"Na, tau nggak bedanya kipas sama elo?" "Apa?" "Kalau kipas bikin angin. Kalau lo, bikin angen." "....." *** Arjuna, cowok yang nggak bisa serius kecuali waktu bilang sayang sama Nina, hobinya ngelawak apalagi di depan Nina, cita-citanya bikin anak sama Nina. Eh, bikin Nina bahagia. Menemukan Nina adalah hal yang paling Juna syukuri selain sate padang di persimpangan jalan. Pokoknya kalau disuruh pilih bisa nemu Nina atau uang dua puluh miliyar, Juna pasti milih uang. Eh, Nina dong. Masa uang. Tapi kalau uangnya masih ada, Juna ambil. Nina beda sama Juna. Nina dingin, ngomong kalau ada yang penting aja, jarang senyum, apalagi ke Juna. Tapi berkat Juna yang petrus jakandor pepet terus jangan kasih kendor, akhirnya Nina luluh juga. Tapi siapa yang tahu, kalau hubungan mereka ternyata sudah bermula sejak bertahun-tahun lalu. |ditulis bergantian dari sudut pandang kedua pemeran utama dan sesekali penulis| • Hanya tersedia 5 dari 40 part, cerita diunpublish dan pindah ke platform Dreame dengan judul yang sama •

More details
WpActionLinkContent Guidelines