Give Me Your Husband (End)

Give Me Your Husband (End)

  • WpView
    Reads 116,290
  • WpVote
    Votes 6,804
  • WpPart
    Parts 46
WpMetadataReadComplete Mon, Jan 12, 2026
Pria soft spoken vs. cewek dar der dor! Tentang Keyla yang merasa hidupnya sempurna meski sederhana. Dia selalu penuh syukur walau tidak selalu kecukupan. Tapi saat sebuah bencana menghampirinya seorang diri, dia harus menyelamatkan dirinya. Sebuah tawaran kehidupan pada nyawanya yang berada diujung tanduk. Merasa terdesak dia terpaksa menerimanya meski bayangan dosa besar melahapnya. Tidak apa, dia akan menebusnya, tapi suatu hari. Bukan sekarang!! Hahahaaaa..!! Ternyata "suatu hari" itu tidak lama. Dia harus dan wajib membayar nyawa keduanya. Bertemu dengan duda teramat tampan dan kaya tak pernah masuk dalam agenda kebaktiannya. Tapi duda itu menyimpan sesuatu yang mengerikan, hingga diamond ice adalah perumpamaan yang tepat baginya. Dingin tak terpecahkan. Mampukah Keyla memecah es itu dan mencairkannya? Bukankah waktunya musim semi datang setelah musim dingin? Dan Keyla tak akan pernah membiarkan musim gugur mendatanginya. Camkan itu!!!
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • EGALITER: Twinflame Life Lessons
  • My Introvert Girl(On going)
  • Full Of Scratches
  • Maaf (Sequel Off T.A.A.O) | SELESAI REVISI
  • ARGA [REVISI]
  • DAKSA [END]
  • Queen And Her Devil Boy {Completed)
  • Hurry Hutt  Frei Wolfsmadchen
  • KeylanDara [SUDAH TERSEDIA DI GRAMEDIA]

"Ga bisa ya kita sama-sama sampai akhir?" "Hahaha! Sayang, aku anak pertama, wibawa dan kebanggaan keluarga. Kamu anak bungsu, kesayangan keluarga. Gimana? Kamu bisa bayangkan apa yang akan terjadi?" ===================================== Hubungan itu harus setara. Benar. Entah itu pertemanan, hubungan kerja, apalagi romansa antara dua manusia. Lantas, apakah kesetaraan akan selalu membawa kesempurnaan? Lalu, bagaimana jika yang setara itu adalah trauma yang tidak pernah usai? Egi dan Lili. Mereka bertemu dan saling jatuh cinta. Sejoli ini memiliki sampul yang sangat sempurna di mata sosial. Pintar, terpelajar, mapan, dan menawan. Namun, mereka terlalu identik. Bahkan kegilaan mereka juga terlalu setara. Bukankah kesetaraan ini justru menakutkan?

More details
WpActionLinkContent Guidelines