Kasih berkisah

Kasih berkisah

  • WpView
    Reads 1
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Wed, Jan 26, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
Kasih merupakan anak pertama dari keluaga terpandang di kampungnya, selalu ceria dan semangat dalam mengerjakan sesuatu hal. Kini ia telah menikah bersama laki-laki yang di pilihkan ibunya. Ia tak menyesali itu semua, hanya saja selalu ada di benaknya "kenapa orangtuanya bisa setega ini". masa kecilnya cukup membuat orang tersenyum berbagai arti, ia anak berprestasi, menjuarai berbagai lomba bahkan sampai tingkat nasional. tapi apalah daya ia tidak di ijinkan untuk meneruskan pendidikan. ijazah SD pun ia tak tau dimana. ia hanya ingat pesan almarhum bapaknya " sejauh manapun kita berpijak, sejauh manapun kita tersesat, jangan lupakan solat. Allahlah yang Maha sengalaNya". bibir itu yang terbiasa memaksakan diri untuk tersenyum hati yang terpaksa menahan diri dan amarah fikiran yang selalu liar menjelajah dunia kini tertutup hampa sampai suatu ketika ia pernah beberapa kali berbincang bersama psikiater
All Rights Reserved
#364
ceritahidup
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kami yang Berdosa
  • Cinta Masa Lalu Tuan Muda
  • ALONE
  • Mahligai Cinta [END]✓
  • Sepasang Sepatu Tanpa Arah [END]
  • Perjodohan Berakhir Cinta
  • Rumah Sepasang Luka ✓
  • LOVE in SILENCE
  • AKU MENERTAWAKAN LUKAMU? || TAMAT

Arsya merupakan anak asisten rumah tangga dari keluarga Lidya. Saat Arsya berusia 11 tahun, ibunya meninggal. Lidya sudah berjanji bahwa dia akan menjaga Arsya. Namun, kedua anak Lidya-Kevin dan Clara membenci Arsya, karena menganggap Arsya merebut kasih sayang ibu mereka. Saat Arsya dewasa dan cukup matang, ia menikahi Lidya. Kedua anak Lidya-tak terima dan menentang keras keputusan sang ibu. Kakak dan adik itu semakin membenci Arsya. Keduanya selalu berusaha menyingkirkannya dari rumah. Namun, karena suatu kejadian, kebencian Clara terhadap Arsya, perlahan malah berubah menjadi cinta. ________________________ Kevin teriak, "Mama yang keterlaluan! Ma! Orang nggak tahu diri itu lebih muda dari aku, Ma! Apa Mama nggak malu? Selain karena anak pembantu, orang nggak tahu diri ini masih sangat muda, Ma! Beda jauh umurnya sama Mama. Tolong, Ma! Tolong! Sadar! Kalian itu beda jauh umurnya! Nggak pantes. Ini gila, Ma!" Lidya menahan oksigen di dalam tubuh untuk sekian detik. "Memangnya kenapa kami harus malu? Kami bukan pencuri, bukan penjahat, bukan koruptor. Apa ada larangan dalam hukum negara dan agama untuk menikah dengan orang yang berbeda jauh umurnya? "Menikah dengan seorang yang jauh berbeda umur, bukanlah hal yang memalukan, atau pun terlarang, asal keduanya sudah saling dewasa. Arsya sudah dua puluh tahun, sudah dewasa, dan pikirannya juga dewasa," jelas Lidya. Tangannya menunjuk Clara dan Kevin. "Tidak seperti kalian berdua, umur sudah dewasa, tapi tidak pernah berpikir dewasa." Kevin memutar badan, meremas kerah Arsya yang masih duduk, dan memaksanya berdiri. "Lo, dasar anak dari perempuan murahan! Makanya lo bahkan nggak tahu ayah lo itu siapa!" _________________ Cinta mulai tumbuh, ketika sudah terlarang. _________________ Original story by Haneaz. Dilarang plagiat.

More details
WpActionLinkContent Guidelines