ATALA
  • WpView
    Membaca 49
  • WpVote
    Vote 23
  • WpPart
    Bab 2
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Min, Sep 19, 2021
WpInfo
Fiksi
Romansa
" huaaa gue mau nangis bentar ya bal, jangan bilang siapa siapa kalo gue nangis.. ntar gue malu.. !!!" Ucap Atala sambil ngedlosor megang kaki ikbal. "Terserah deh ah" jawab Ikbal sambil melipat tangan didepan dada. "Saga jahatnya kebangetann ballll.... tapi gue tetap sayang dia.. hiks..hiks.. kok gue nangis gini sih... malu-maluin, seorang Atala nangis hiks..hiks.. malu-maluin, gamau nangis tapi bentar lima menit lagi hiks" Atala emang beda :v
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#101
jalanan
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Gadis Penulis Senja (END.)
  • Do You Love Me?
  • ATURA
  • AFIKA [ END✔ ]
  • CHAVANDA (End)
  • THREE GIRLS AND ALL STAR  [REVISI]
  • The King of Hazsa {Tidak Dilanjutkan}
  • ZERGAN
  • 𝐏𝐋𝐀𝐘 𝐆𝐈𝐑𝐋 𝐊𝐀𝐋𝐄𝐀
  • ARBIAN [ ON GOING ] √

Katanya cinta itu buta? Gila? Bisa hadir lewat mana saja. Sst! Cerita ini tentang pembaca yang jatuh hati kepada seorang penulis; tentang cara berpikir dan keinginan hati yang terdalam; tentang mereka yang low profil dan orang-orang di sekitarnya. "Air tenang dulunya juga riak yang riuh. Terkadang bisa kok, jadi gelombang yang tak terduga," terang Akara. "Ingat mencintai dulu, baru melihat. Sama melihat dulu, baru mencintai. Jelas beda, ngapain dibahas," jelas Akara. *** "Setiap cowok itu sama, kalo ada yang berbeda, berarti gak nyata," pungkas Yasinta. "Gak ada orang yang bener-bener baik. Semua punya motif, terutama laki-laki. Mereka semua berengsek!" sentak Yasinta. *** "Lebih baik ngajarin anak kecil berbicara, ketimbang ngomong sama perempuan," tungkas Gagak.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan