Story cover for NEO VECTOR SCHOOL by rasyagalaxi
NEO VECTOR SCHOOL
  • WpView
    Leituras 242
  • WpVote
    Votos 10
  • WpPart
    Capítulos 4
  • WpView
    Leituras 242
  • WpVote
    Votos 10
  • WpPart
    Capítulos 4
Em andamento, Primeira publicação em jun 25, 2021
Hanya Sederet Kisah anak - anak Neo Vector School 

"Seperti kapal yang berlayar diatas laut meskipun adanya badai tetap berlayar sama sepertiku. Aku seorang hamba yang berjanji pada tuhanku untuk menjaga dan menyayangi kalian " -Rasya
Todos os Direitos Reservados
Inscreva-se para adicionar NEO VECTOR SCHOOL à sua biblioteca e receber atualizações
ou
Diretrizes de Conteúdo
Talvez você também goste
Talvez você também goste
Slide 1 of 10
Empty | 00L NCT Dream cover
[ √  ] AMERTA ¦ Ft Huang Renjun cover
FEARLESS || JAYISA cover
Langit Dan Bumi. cover
Untung Sayang  cover
Couple Youtuber cover
Rumah Tanpa Pintu [ON GOING] cover
• KECEWA ~ cover
Would You Be Mine? (COMPLETED)  cover
LANGIT {NEW VERSION} cover

Empty | 00L NCT Dream

74 capítulos Em andamento

Di panti asuhan adalah hal yang bahagia untuk mereka. Byan yang tidak tau keberadaan kedua orang tuanya dan hanya di nafkahi oleh kakek dan neneknya yang sedang mengurus perusahaan di luar kota bahkan luar negeri, Arlen yang jarang bisa merasakan kehangatannya sebuah keluarga dan hanya bisa merasakannya saat runtuh atau berhasil, Galih yang merupakan anak dari ibu dan bapak dari panti asuhan dan merupakan anak tunggal, dan yang terakhir adalah Juna yang tidak tau arti kehangatan keluarga sebenarnya itu apa. Punya banyak teman, punya adik-adik asuh, juga bertemu dengan banyak orang tua yang terpaksa menitipkan anaknya ke panti untuk urusan di luar kota bahkan ada yang sampai di luar negara. Bagi Byan, bertemu dengan teman-temannya adalah keberkahan sesungguhnya. Kalau ada yang mau merawatnya pun, dia tak butuh. yang di butuhkan adalah tiga sahabat nya. Mereka sudah saling bergantung satu sama lain. Bahkan kalau bisa, Byan menyerahkan hidupnya demi kebahagiaan sahabatnya. "Sahabat gue harus tau rasanya kebahagiaan." -Byan "Kita itu satu. Kita tetap kita. Empat tetap empat. Ga kurang, ga lebih." -Arlen "Yang gue butuh itu kalian. Gue butuhnya kalian. Selain kalian, ga ada lagi!" -Galih "Dari kecil bareng, sedih bareng, main bareng, nangis pun bareng. Makan aja kadang bareng. Kalau mati? gue sendiri aja. Lo semua bahagia aja dulu, ya?" -Juna [100% FICTION] [Friendship] [Harsh words]