Aku berharap dapat mengembalikan waktu dimana aku dan dia masih saling melempar canda tawa, membahas hal random, saling menjahili satu sama lain, berbagi cerita, meminta bantuan jawaban ujian, mengadu nasib, saling pamer makanan, dan masih banyak lagi.
Jarak rumah kami tak lagi dekat seperti dulu, bisa dibilang sekarang kami ldr, kalau dia tak pindah rumah sudah dipastikan aku akan selalu main ke rumahnya seperti dulu.
Sayang itu semua hanya kenangan semata, hanya aku yang merindukan kehangatan dulu, hanya aku yang mengenang, sudah ku coba kubur kenangan itu berulang kali, namun rasanya masih sulit, nyatanya kenangan itu masih aku simpan dengan baik di dalam memoriku.
Hai kamu! Ayo kembali, aku rindu semua hal yang menyangkut kita berdua, aku rindu suaramu, aku rindu sifat jahilmu, aku rindu berbagi cerita denganmu, aku rindu semua tentangmu.
Ini bukan kisah yang berakhir manis, hanya tentang bagaimana caranya mengikhlaskan yang pergi dan tak akan kembali. Tentang bagaimana sang hati yang kembali mencari. Siapakah yang mampu kembali menyusun mimpi. Bersama, kita lewati hari-hari yang tak mungkin ku jelajahi sendiri.
End✔✅