Stranger

Stranger

  • WpView
    Reads 69
  • WpVote
    Votes 38
  • WpPart
    Parts 24
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Aug 17, 2021
Aku berharap dapat mengembalikan waktu dimana aku dan dia masih saling melempar canda tawa, membahas hal random, saling menjahili satu sama lain, berbagi cerita, meminta bantuan jawaban ujian, mengadu nasib, saling pamer makanan, dan masih banyak lagi. Jarak rumah kami tak lagi dekat seperti dulu, bisa dibilang sekarang kami ldr, kalau dia tak pindah rumah sudah dipastikan aku akan selalu main ke rumahnya seperti dulu. Sayang itu semua hanya kenangan semata, hanya aku yang merindukan kehangatan dulu, hanya aku yang mengenang, sudah ku coba kubur kenangan itu berulang kali, namun rasanya masih sulit, nyatanya kenangan itu masih aku simpan dengan baik di dalam memoriku. Hai kamu! Ayo kembali, aku rindu semua hal yang menyangkut kita berdua, aku rindu suaramu, aku rindu sifat jahilmu, aku rindu berbagi cerita denganmu, aku rindu semua tentangmu.
All Rights Reserved
#419
15
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • I Will Change My Fate | By: soraya || Rora & Jungwon
  • Different [END]
  • Verronica (COMPLETED)
  • Duka Devara
  • [END] When the Stars are Tired
  • Stupid Love [END]
  • Hanyalah Padamu (End)
  • Aku Yang Tidak Diinginkan
  • Jejak Waktu [Complete]
  • GRIZLEN {On Going}

Peringatan!! 16+ Kembali ke masa dimana ayah dan bunda ku waktu mereka masih remaja? Ah! Tidak mungkin. Keluarga? Seperti yang kalian tahu, semua keluarga adalah tempat yang terbaik untuk pulang. Lalu bagimana dengan kita yang bernasib lebih percaya orang luar daripada keluarga sendiri? Itulah aku, Karin begitu juga dengan Raga; si anak pertama. Kini kalian tahu, aku lebih tahu. Namun ku tutupi itu semua dengan perban. Perban yang tak terlihat. Apa itu? Tertawa dan senyum. Apa aku harus pergi ke masa lalu agar bunda dan ayah bisa mencintai sedari dulu dan memperbaiki semua? Ayah memang agak keras orangnya, apalagi ayah katanya dulu anak band, namun cita-citanya harus terkubur karena tuntutan ayahnya(kakek ku). Kejadian saat konser juga dialami ayah, yang membuat ia trauma, sehingga tidak memperbolehkan anaknya untuk membuat anggota band. Ternyata bunda dan ayahku memiliki trauma masing-masing, yang membuat mereka terkadang melampiaskan satu sama lain. Peringatan🚨: •Ini cerita murni yang dibuat sendiri. •Jangan menjiplak cerita, karena ada undang-undangnya sendiri. •Jika ada sedikit kesamaan cerita, itu tidak kesengajaan, terimakasih. -salam sastra- Author by: Soraya Happy reading y'all!!!

More details
WpActionLinkContent Guidelines