The Papers

The Papers

  • WpView
    Reads 18
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jun 28, 2021
"Bagaimana jika secarik kertas bisa membuat haluanku menjadi nyata?" Ugh,Naomi berhalusinasi kesekian kalinya. Hingga suatu hari, ia bertemu dengan seorang pria tua bertubuh tinggi dan jangkung di halaman rumah Naomi yang membuat jantung Naomi berdetak dengan cepat karena Naomi tidak pernah bertemu dengan pria itu sebelumnya. "Kamulah yang berhak mendapatkan kertas-kertas ini. Tolong dijaga dan berhati-hati dengannya"kata pria tua tersebut sebelum pergi meninggalkan halaman Naomi. "Bagaimana jika aku tidak menuruti perintah pria tua itu? Apa yang akan terjadi?" batin Naomi.
All Rights Reserved
#271
fantasy-romance
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Regards, Natashira (END)
  • Pasutri Bobrok [ END✔ ]
  • Endless Summer [TAHAP REVISI]
  • Semoga Bertemu di Lain Waktu
  • Our Transmigration? Our? [ON GOING]
  • MENDEKAP RINDU
  • I Love You, But ... ✓
  • Cakra's Last Embrace. | End |
  • Wrongful Encounter [COMPLETED]

"Kedatangan saya kemari, berniat untuk melamar anak bapak dan ibu..." ucapnya to the point, dia tidak mengerti cara lamar anak orang bagaimana. Lebih baik langsung ke inti, latar belakang nanti saja dijelaskan belakangan Sepasang suami istri itu saling pandang, "Kenapa Mas Rakta tiba-tiba datang melamar? Apa sudah kenal dekat dengan anak saya?" "Belum." "Belum sepenuhnya" Ruang tamu rumah satu lantai itu hening... suara angin masuk berlahan melalui jendela, menghempaskan gorden tipis yang sudah terikat. "mas, panggil anaknya aja" saran mamanya menepuk bahu sang suami Raka mulai menghentak-hentakan kaki gelisah, sepertinya keduanya salah kira... "Na... Shinaaa, sini nak. Ada yang datang..." Seorang perempuan yang sejak awal memang menguping pembicaraan di ruangan itu, bergegas keluar dari persembunyiannya "Bukan," Ucap Rakta memotong, membuat dua orang di depannya kebingungan, "yang saya maksud, anak bapak dan ibu yang lain," "Shira. Natashira..." Ucapannya semakin membuat sunyi seisi ruangan, "Kamu mengenal Shira? Shira sedang di Amerika, belum pernah kembali ke Jogja sudah lebih dari 10 tahun..." ucap sang ibu dengan penuh kebingungan "Saya kenal, kami satu SMA. " "Saya serius dengan niat saya ini..." "Saya serius ingin menikahi Shira"

More details
WpActionLinkContent Guidelines