Zemblanity

Zemblanity

  • WpView
    Reads 12
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Aug 15, 2021
Aku menyadari bahwa hidup ini hanya sesaat, sesaat yang berharga sebelum semuanya hilang dan berbalik menjadi petaka, aku pernah melihat sisi kejam dunia, dan aku juga pernah melihat sisi hangat di baliknya. Aku menyadari selalu ada gelap di balik terang, selalu ada uluran tangan saat kita berani mencoba mencari pertolongan, dan terkadang rumah bukanlah tempat ternyaman untuk pulang. Hidup akan berbeda tergantung dari sudut mana kita coba menilainya. Hidup itu unik dan aku merasa istimewa karena menjadi manusia, hidup terasa bermakna saat ku temukan sesuatu yang sangat berharga dan ingin ku jaga dengan segenap jiwa dan raga. Pesanku, apapun yang terjadi, jangan membenci dirimu dan menyalahkan keadaan walau kau kehilangan arah tanpa mercusuar, carilah sepercik cahaya dan temukan jalanmu.
All Rights Reserved
#3
ceklit
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Unraveling Us
  • New World [TRANSMIGRATION]
  • Alamanda (Telah Terbit)
  • Become an Antagonist Fiance (SELESAI)
  • RUANG KELABU  [TAMAT]
  • Sefrekuensi {ON GOING}
  • Halaman Hidupku
  • Husband In Second Life ✓
  • ALVIN (On Going)
  • Di Balik Nama Zella

Apa yang terlintas di pikiranmu saat mendengar kata 'rumah'? Apakah itu tempat berlindung dari derasnya hujan dan teriknya matahari? Atau tempat berbagi cerita dan semua keluh kesah? Bagi setiap orang, rumah memiliki makna yang berbeda. Namun, bagaimana jika rumah itu hancur? Ini adalah cerita tentang seorang gadis bernama Aurora-seseorang yang kehilangan arah, bagaikan berjalan di lorong gelap tanpa ujung. Hingga suatu hari, ia menemukan secercah cahaya. Di sanalah, ia menemukan rumahnya. Tapi, bagaimana jika seseorang yang ia anggap rumah justru berpaling darinya? Rasanya tidak adil, bukan? Saat seluruh dunia berpihak padamu, tapi satu-satunya orang yang kau jadikan tujuan justru memilih berjalan menjauh.

More details
WpActionLinkContent Guidelines