Our Spotless Mind (Bahasa Indonesia)

Our Spotless Mind (Bahasa Indonesia)

  • WpView
    Reads 4,139
  • WpVote
    Votes 67
  • WpPart
    Parts 35
WpMetadataReadComplete Thu, Jun 27, 2019
(republish) Jika semua orang berkata bahwa aku kehilangan, mereka salah. Aku tidak kehilangan. Karna setelah ia pergi, tak ada banyak hal yang bisa diperhitungkan dari diriku, tak ada yang bisa dihilangkan. Rasanya lebih seperti diriku tidak pernah ada sejak kematiannya. Satu-satunya hal yang dapat kulakukan selama minggu-minggu pertama adalah menuliskannya email berisi, i love you. Itulah yang dapat kulakukan untuk berhubungan dengannya, atau setidaknya, berpura-pura dapat berbicara.
All Rights Reserved
#551
magic
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Archetypal [Terbit]
  • MEMORY LOSS ' (BYEON WOOSEOK) [END]
  • 02.60 [ 𝐄𝐍𝐃 ]
  • Paradise
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • I'm broken [BHS#1]βœ“
  • Hopeless
  • BINA

[WARNING! 18+] [DISTURBING, VIOLENCE, TRIGGER CONTENT!] * Apa yang istimewa dari hidup? Jika pertanyaan itu diberikan pada Ruby, maka jawabannya tidak ada. Memang tidak ada yang istimewa. Berkabut kelabu semua. Rumah, tempat yang seharusnya jadi sahabatnya untuk terus hidup itu sudah lama rusak. Keluarga, yang seharusnya jadi lentera juga sudah lama padam, yang tersisa hanya dingin, beku, dan sesak. Jadi, semua hal di dunia ini bagi Ruby hanya susunan konstelasi kosong yang sudah lama mati dan gelap gulita. Hingga siang itu, di bawah pohon rambutan tua itu, seorang anak laki-laki seusianya datang menyerobot duduk di samping Ruby seperti orang gila---atau mungkin memang demikian karena ini rumah sakit jiwa. Dia mengulurkan tangan dan berkata, "Aku Navi Renggana. Kenapa wajahmu ditekuk terus? Mau bercerita? Tenang saja, aku ini orang gila." ©️Mayaothra 240721

More details
WpActionLinkContent Guidelines